(Doc-Tirtoid)
Gresik, bukaberita.co.id – Seorang ibu di Desa Banjaran, Kecamatan Driyorejo, Kabupaten Gresik, dilanda kecemasan mendalam setelah anak perempuannya berinisial ENF (15) dilaporkan hilang dan belum kembali ke rumah selama lebih dari satu bulan. Remaja yang masih tercatat sebagai pelajar aktif itu diduga meninggalkan rumah secara sengaja untuk pergi bersama teman dekatnya atau sang pacar.
Tak sanggup menunggu tanpa kepastian, ibu korban memilih turun langsung mencari keberadaan putrinya dengan mendatangi berbagai wilayah di Jawa Timur. Upaya tersebut dilakukan di tengah rasa takut dan kekhawatiran besar terhadap keselamatan anaknya.
Meski kasus hilangnya ENF telah dilaporkan melalui jalur hukum, keluarga mengaku tidak ingin hanya mengandalkan proses penanganan resmi dan memilih melakukan pencarian secara mandiri. Kuasa hukum keluarga, Calvindo, mengungkapkan kondisi ibu korban saat ini cukup memprihatinkan, baik secara mental maupun fisik. Demi menemukan sang anak, ia disebut rela melakukan perjalanan jauh dari satu daerah ke daerah lain berdasarkan dugaan dan naluri pribadi.
“Sampai detik ini, anak korban belum berhasil ditemukan dan belum pulang ke rumah. Posisi ibunya saat ini sedang berada di Pulau Madura, menyisir dan mencari-cari keberadaan anaknya tanpa arah yang pasti,” ungkap Calvindo, Minggu (24/5/2026).
Hingga kini, keberadaan ENF masih belum diketahui. Pihak keluarga berharap sang anak segera ditemukan dan dapat kembali pulang dengan selamat.
