(Doc-Tirtoid)
Jakarta, bukaberita.co.id – Pesawat ruang angkasa Orion dalam misi Artemis II dilaporkan telah meninggalkan pengaruh gravitasi Bulan dan kini bergerak kembali menuju Bumi, menandai fase penting dalam perjalanan pulang para astronaut.
Menurut laporan AFP, tim kendali di Johnson Space Center menyatakan bahwa gaya tarik Bumi kini lebih dominan dibandingkan gravitasi Bulan. Saat ini, Orion berada sekitar 229.000 mil dari Bumi dan terus melaju menuju tahap akhir misi.
Administrator NASA, Jared Isaacman, memperkirakan keempat awak akan tiba kembali di Bumi pada Jumat malam pukul 20.07 ET atau Sabtu pagi waktu Indonesia. Ia juga memastikan kondisi cuaca untuk pendaratan sejauh ini dalam kondisi mendukung.
Dalam mendukung kelancaran misi, NASA menggunakan simulator atau maket Orion di Johnson Space Center guna membantu kru darat mensimulasikan berbagai kemungkinan teknis selama perjalanan berlangsung. Komunikasi dengan awak sempat terhenti sementara karena mereka berada dalam waktu istirahat setelah tidur dan tengah mempersiapkan aktivitas selanjutnya. Namun, seluruh sistem misi tetap diawasi secara intensif dari Bumi.
Misi Artemis II yang telah berlangsung lebih dari lima hari ini menjadi pencapaian penting sebagai penerbangan berawak pertama dengan Orion. Selain itu, sekaligus bagian dari langkah besar eksplorasi manusia ke Bulan dan ruang angkasa lebih jauh.
