(Doc-Istimewa)
Karawang, bukaberita.co.id — Dewan Pimpinan Cabang (DPC) GMNI Karawang menyoroti ancaman kebakaran hutan dan lahan (karhutla) serta kekeringan melalui pemasangan banner di kawasan Bundaran Ciplaz, Karawang. Banner bertuliskan “Karhutla dan Karawang Darurat Kekeringan” itu menjadi bentuk kepedulian terhadap persoalan lingkungan yang mengancam kehidupan masyarakat.
Melalui aksi tersebut, GMNI Karawang ingin meningkatkan perhatian publik terhadap penanganan karhutla, ketersediaan air bersih, serta dampak kekeringan terhadap sektor pertanian dan kehidupan warga.
Wakil Kepala Bidang Advokasi dan Hukum DPC GMNI Karawang, Tri Prasetyo Putra Mumpuni, menilai persoalan lingkungan membutuhkan perhatian serius dan tidak boleh hanya menjadi sorotan ketika dampaknya mulai dirasakan masyarakat.
“Karhutla dan kekeringan merupakan persoalan yang perlu mendapat perhatian serius. Ketika lingkungan mengalami kerusakan dan masyarakat kesulitan memperoleh air, yang dipertaruhkan bukan hanya kondisi alam, tetapi juga keberlangsungan kehidupan warga dan kesejahteraan petani,” ujarnya.
Tri menegaskan bahwa berbagai pihak perlu mengambil langkah konkret dan berkelanjutan untuk mencegah serta menangani persoalan tersebut. Menurutnya, upaya pencegahan kebakaran lahan, pengelolaan sumber daya air, dan bantuan bagi masyarakat terdampak harus menjadi perhatian bersama.
Ia juga memandang ruang publik sebagai sarana untuk menyampaikan aspirasi sekaligus mengingatkan masyarakat dan pemangku kebijakan agar memberikan perhatian terhadap persoalan lingkungan.
“Pesan yang ingin kami sampaikan sederhana: persoalan lingkungan harus dijawab dengan tindakan nyata. Jangan sampai masyarakat terus menanggung dampaknya, sementara upaya pencegahan dan penanganannya tidak berjalan secara berkelanjutan,” tegasnya.
Melalui pemasangan banner di Bundaran Ciplaz, GMNI Karawang berharap masyarakat semakin peduli terhadap kelestarian lingkungan. Organisasi tersebut juga mendorong para pemangku kebijakan untuk memperkuat upaya pencegahan karhutla dan penanganan kekeringan di Kabupaten Karawang secara berkelanjutan.
