(Doc-Tirtoid)
Jakarta, bukaberita.co.id – Rombongan massa Aliansi Masyarakat Pati Bersatu (AMPB) yang hendak bertolak menuju Jakarta untuk mengikuti aksi demonstrasi pada 27 Agustus 2026 sempat dicegat aparat kepolisian pada Rabu (26/8) siang sekitar pukul 13.30 WIB, sesaat sebelum rombongan memasuki jalan tol.
Koordinator AMPB, Teguh Istianto menilai, dugaan pencegatan tersebut sebagai bentuk kepanikan DPR terhadap rakyat yang bersatu menuntut RUU Perampasan Aset Koruptor disahkan.
“Ini jelas, Dewan Perwakilan Rakyat kita takut kepada rakyat ketika rakyat Indonesia bersatu untuk mendesak RUU Perampasan Aset tindak pidana agar dimiskinkan koruptor,” kata Teguh kepada wartawan di depan Gedung DPR, Rabu.
Teguh menganggap tindakan aparat tersebut sebagai aksi untuk menghalang-halangi kebebasan berpendapat.
“Ini bagaimana ini? Masa rakyat mau ke Jakarta menemui kok disekat. Apakah mereka takut sama kami? AMPB. Ini baru keluar dari Pati ini tadi (langsung dicegat),” sambungnya.
Padahal, ia menegaskan keberangkatan 4 bus tambahan tersebut murni untuk merespons undangan terbuka dari Ketua DPR Puan Maharani untuk menyampaikan masukan soal RUU Perampasan Aset.
“Dan kami masyarakat Pati dan juga masyarakat Indonesia pengin memberikan masukan. Tetapi kok ini kok disekat ini lho. Kami datang ke Jakarta itu tidak mau membuat rusuh, tidak, tapi kami mau ketemu sama DPR untuk bisa segera mensahkan undang-undang perampasan aset dan undang- undang untuk hukuman mati koruptor,” ujarnya.
Kendati demikian, massa akhirnya diperbolehkan melanjutkan perjalanan menuju Jakarta.
Namun, mereka tidak jadi berangkat dari Alun-Alun Pati lantaran bus tidak diperbolehkan masuk oleh kepolisian. Alhasil, mereka berangkat dari wilayah Kalianyar tempat bus tersebut diadang.
“300 peserta yang sudah konfirmasi. Gratis tidak dipungut biaya sama sekali. Donasi sudah terkumpul Rp 60-70 juta,” ujar salah satu anggota AMPB, Novi Andreanta.
Rombongan ini akan bergabung dengan sejumlah pentolan AMPB yang telah lebih dahulu berada di Jakarta untuk melakukan konsolidasi.
AMPB juga siap melebur bersama aliansi mahasiswa hingga warga dalam demo tersebut pada Kamis besok.
