(Doc-nixnews)
Jakarta, bukaberita.co.id – Taksi Green SM tertabrak Kereta Rel Listrik (KRL) Commuter Line di perlintasan dekat Stasiun Karet, Tanah Abang, Jakarta Pusat, Senin (24/8/2026) malam.
Kecelakaan tersebut diduga terjadi setelah taksi terjebak kemacetan saat melintasi perlintasan kereta. Kendaraan itu diketahui bergerak dari arah Pasar Tanah Abang menuju persimpangan di depan TPU Karet Bivak.
Saat melintas, taksi tersebut terhenti karena arus lalu lintas padat dan lampu lalu lintas menyala merah. Posisi kendaraan membuat bagian belakang taksi masih berada di atas rel ketika palang perlintasan mulai menutup.
“Dia berhenti itu karena lampu merah dan macet, padat jalanan karena kan pendek jalannya dari sini (rel) ke lampu merah, jadi pas macet kejebak di situ, dia udah agak lewat, tapi belakangnya masih di rel,” kata Udin (38), salah satu pengemudi ojek online yang biasa mangkal di sekitar lokasi kepada Kompas.com, Selasa (25/8).
Taksi tersebut kemudian sempat bergerak melewati palang pintu yang mulai turun. Palang bahkan kembali terangkat setelah mendeteksi kendaraan yang melintas.
Namun, meski bagian depan taksi telah melewati perlintasan, bagian belakang kendaraan masih berada di jalur rel karena kondisi lalu lintas yang padat.
Warga dan petugas keamanan stasiun disebut sempat memberikan peringatan kepada pengemudi sebelum KRL melintas dan mengenai bagian belakang taksi.
“Dia sempat maju dikit, (warga dan petugas keamanan stasiun) sudah pada teriak, tapi habis itu langsung kena, memang untungnya enggak banyak, cuma sedikit di bagian belakang, jadi enggak hancur atau mental,” ujarnya.
