(Doc-Tirtoid)
Bali, bukaberita.co.id – Sebuah video yang memperlihatkan seorang penjahit memaki pelanggannya di Bali viral di media sosial dan menuai perhatian publik. Dalam rekaman yang beredar, pelanggan menerima perlakuan tidak menyenangkan saat hendak mengambil pakaian yang telah dijahit.
Insiden tersebut bermula ketika pelanggan datang untuk mengambil hasil jahitannya yang mengalami keterlambatan penyelesaian. Alih-alih menerima pakaian, pelanggan justru mendapat luapan emosi dari penjahit. Bahkan, penjahit melontarkan kata-kata kasar dan hinaan yang bermuatan diskriminasi etnis.
Peristiwa itu kemudian mendapat perhatian dari Anggota DPD RI Provinsi Bali, Shri I Gusti Ngurah Arya Wedakarna. Dalam video pada Jumat (17/7), Arya mendatangi kediaman penjahit untuk meminta penjelasan terkait insiden yang viral tersebut.
Dalam pertemuan itu, penjahit menyampaikan alasan yang menurutnya menjadi pemicu hingga ia terpancing emosi saat berhadapan dengan pelanggan. Di sisi lain, Anggota DPD RI, Ni Luh Djelantik, turut memberikan tanggapan atas peristiwa tersebut. Ia menegaskan bahwa tindakan yang penjahit lakukan tidak dapat benar, apa pun alasan yang melatarbelakanginya. Ni Luh juga mengecam perilaku tersebut serta mengimbau agar kejadian serupa tidak kembali terulang sehingga tidak menimbulkan keresahan di tengah masyarakat.
