(Doc-Infokrw)
Karawang, bukaberita.co.id – Kondisi Jalan Interchange Karawang Barat yang masih penuh sejumlah titik bergelombang kembali menjadi sorotan. Sebelumnya, sebuah truk bermuatan ribuan ember cat terguling di lokasi tersebut pada Selasa (7/7/2026). Peristiwa itu mendorong Kepala Desa Wadas, Jujun, mendesak pemerintah agar segera merealisasikan perbaikan ruas jalan yang membahayakan pengguna.
Menurut Jujun, kerusakan jalan di kawasan tersebut bukan persoalan baru. Ia menyebut terdapat sedikitnya empat titik yang kondisinya bergelombang dan kerap menjadi lokasi rawan kecelakaan. Titik tersebut yakni di sekitar Sindangreret, Masjid Al-Ghammar, Mitra 10, serta depan Kantor Pajak.
Ia menjelaskan, telah membahas rencana perbaikan dalam pertemuan antara Pemerintah Kabupaten Karawang dan Pemerintah Provinsi Jawa Barat pada awal tahun. Dalam pembahasan tersebut, ruas jalan mulai dari Gerbang Tol Karawang Barat hingga kawasan pabrik es telah masuk dalam program anggaran tahun 2026.
Meski demikian, hingga saat ini proyek perbaikan belum juga terealisasikan. Kondisi itu membuat Jujun mengaku kecewa karena kerusakan jalan masih berpotensi menimbulkan kecelakaan, terutama saat kendaraan bertonase besar melewatinya.
Jujun pun meminta Gubernur Jawa Barat, Kang Dedi Mulyadi (KDM), segera memberikan perhatian terhadap kondisi akses utama menuju Kabupaten Karawang tersebut. Menurutnya, perlu segera melakukan langkah penanganan darurat agar meminimalkan risiko kecelakaan. Terutama pada malam hingga dini hari ketika arus kendaraan logistik masih cukup tinggi.
“Jangan sampai harus ada korban lagi baru ada perbaikan. Jalan ini merupakan akses utama menuju Karawang yang setiap hari terlintasi ribuan kendaraan,” tegasnya.
