Sabtu, Mei 2, 2026
BerandaPERISTIWARieke Diah Pitaloka Dukung Audit Green SM usai Tabrakan KA Argo Bromo...

Rieke Diah Pitaloka Dukung Audit Green SM usai Tabrakan KA Argo Bromo di Bekasi

(Doc-Tirtoid)

Jakarta, bukaberita.co.id – Kasus kecelakaan kereta di Bekasi Timur mendorong Anggota Komisi XIII DPR RI, Rieke Diah Pitaloka, untuk mendukung audit investigatif terhadap operasional perusahaan taksi Green SM. Dalam kunjungannya ke lokasi kejadian, ia menyatakan dukungan terhadap langkah pemerintah untuk membekukan sementara izin operasional perusahaan tersebut.

“Saya sudah menyatakan, mendukung Pak Presiden dan kementerian terkait untuk membekukan setidaknya sementara izin operasional Green SM,” ujarnya.

Namun, Rieke menekankan bahwa langkah tersebut harus diikuti dengan penyelidikan menyeluruh, khususnya terkait aspek legalitas dan kelayakan teknis kendaraan yang digunakan. Ia menyoroti penggunaan armada listrik Vinfast yang diimpor dari Vietnam, serta mempertanyakan apakah kendaraan tersebut telah melalui uji kelayakan sebagai transportasi umum di Indonesia.

“Kami tidak tahu apakah sudah melalui fine test namanya, sudah melalui uji kelayakan atau tidak sebagai mobil-mobil dengan menggunakan energi listrik, dan menjadi armada transportasi umum,” tegasnya.

Selain itu, Rieke juga mengkritisi proses perizinan Green SM yang dinilai terlalu cepat melalui sistem OSS, yakni diajukan pada Januari 2024 dan disetujui pada Maret 2024. “Pas kita lagi Pemilu 2024, keputusan untuk perusahaan yang bahkan menggunakan armada langsung datang dari luar. Bagaimana mungkin bisa secepat itu sementara kita tahu taksi dalam negeri itu setengah mati untuk bertahan hidup? Kalau kita tidak anti-asing, tapi tentu investasi di Indonesia juga jangan karpet merah untuk investor luar tapi berdarah-darah untuk para pengusaha lokal sendiri,” ucapnya.

Ia menambahkan, meskipun ada kekhawatiran terkait nasib para sopir, keselamatan masyarakat tetap harus menjadi prioritas utama. “Emang ibu-ibu yang meninggal itu bukan perempuan-perempuan yang bekerja? Saya turun langsung begini karena apa? Karena enam orang yang meninggal itu adalah termasuk dari daerah pemilihan saya di Kabupaten Bekasi. Ya itu perempuan-perempuan yang bekerja,” tutupnya.

RELATED ARTICLES

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Most Popular

Recent Comments