(Doc-Infokrw)
Karawang, bukaberita.co.id – Aliansi Mahasiswa Universitas Buana Perjuangan (UBP) Karawang menggelar aksi pada Jumat (16/10/2026). Dalam aksi tersebut, mahasiswa menyampaikan delapan tuntutan kepada pihak rektorat terkait sejumlah persoalan kampus yang memengaruhi hak dan kesejahteraan mahasiswa.
Koordinator aksi dari BEM Fakultas Teknik, Indra, mengatakan bahwa tuntutan tersebut merupakan bentuk respons mahasiswa terhadap berbagai persoalan yang perlu mendapat perhatian pihak kampus.
Delapan tuntutan meliputi transparansi Uang Kuliah Tunggal (UKT), pemenuhan hak mahasiswa, keterbukaan kebijakan kampus, serta penanganan kasus kekerasan seksual. Selain itu, mahasiswa mendesak penghentian tindakan represif dan pendekatan militeristik di lingkungan kampus. Mereka juga menuntut pembenahan administrasi serta pencabutan Surat Keputusan (SK) pembekuan Organisasi Mahasiswa (Ormawa).
Aliansi mahasiswa meminta pihak rektorat menanggapi seluruh aspirasi tersebut secara terbuka, transparan, dan konkret. Mereka berharap pihak kampus memberikan respons resmi terhadap tuntutan tersebut.
Mahasiswa juga mendorong rektorat menggelar dialog terbuka sebagai ruang untuk membahas setiap persoalan. Sekaligus merumuskan langkah tindak lanjut atas delapan tuntutan tersebut.
Hingga saat ini, belum terdapat keterangan mengenai respons resmi pihak rektorat terhadap tuntutan Aliansi Mahasiswa UBP Karawang.
