(Doc-Istimewa)
Karawang, bukaberita.co.id – Seorang warga Karawang, Dilla Katrina Mentari Rusli, mengaku terjebak di Libya setelah sebelumnya menerima tawaran pekerjaan di bidang wedding di Istanbul, Turki. Ia menceritakan, ia awalnya memperoleh informasi mengenai pekerjaan wedding di Turki. Namun, dalam perjalanannya, ia justru mengaku di kirimkan ke Libya dan kemudian menjadi asisten rumah tangga (ART).
Informasi tersebut ia sampaikan melalui pesan pada Senin (7/9/2026) malam. “Saya terjebak di Libya dengan modus kerja wedding di Turki, tapi ternyata saya ke Libya jadi ART,” tulisnya melalui pesan Instagram.
Saat ini, ia mengaku berada di sebuah tempat penampungan yang bagian depannya tampak seperti kantor. Ia mengaku tidak dapat meninggalkan tempat tersebut secara bebas.
Selain mengaku terjebak, ia juga menyampaikan bahwa ia mengalami tekanan selama berada di lokasi. Kondisi tersebut membuatnya meminta bantuan agar dapat segera kembali ke Indonesia.
Dalam permohonannya, ia meminta perhatian Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi dan Bupati Karawang H. Aep Syaepuloh. Ia berharap kedua kepala daerah tersebut dapat membantu menelusuri keberadaannya sekaligus mengupayakan proses pemulangannya ke Tanah Air.
Hingga kini, ia masih berharap ada pihak yang dapat membantu memastikan keselamatannya dan memfasilitasi kepulangannya ke Indonesia.
