(Doc-Tirtoid)
Depok, bukaberita.co.id — Stabilitas harga perikanan di Kota Depok tampaknya tidak terpengaruh oleh dinamika program pemerintah. Sunarti, salah seorang pedagang ikan di Pasar Cisalak, mengonfirmasi bahwa harga ikan di tempatnya relatif stabil dan belum mengalami perubahan sejak bulan puasa. Pilihan untuk mempertahankan harga ini para pedagang lakukan karena mereka berharap perubahan harga membuat pembeli bertambah. Di samping itu, Sunarti juga mengatakan pedagang ikan di Pasar Cisalak tidak memasok kebutuhan untuk program MBG.
Kondisi tersebut kontras dengan komoditas bumbu dapur dan daging yang justru merosot. Lidya Ginting, pedagang bawang dan bumbu, merasakan pergerakan ini. Di mana bawang merah mengalami penurunan yang semula berkisar Rp40.000 hingga Rp45.000, kini merosot ke angka Rp35.000 per kilogram. Penurunan harga pasca-libur sekolah juga disampaikan pedagang telur dan beras bernama Atta. Harga telur ayam yang sebelumnya Rp27.000 per kilogram, saat ini menyusut secara bertahap ke angka Rp23.500 per kilogram.
Secara umum, pergerakan beragam pada harga sejumlah bahan pangan di Pasar Cisalak, Kota Depok, usai program Makan Bergizi Gratis (MBG) berhenti sementara selama libur sekolah. Dalam dua pekan terakhir, para pedagang mengakui adanya penurunan harga untuk komoditas ayam, telur, cabai, dan bawang merah. Menurut pedagang ayam bernama Priharyono, melemahnya permintaan menjelang libur sekolah serta masa rehat program MBG menjadi faktor utama di balik tren penurunan ini.
“Sebelum libur MBG itu bosnya nombok banyak. Terlalu tinggi harganya,” kata Murtasiyah di Pasar Cisalak, Depok, Senin (29/6/2026).
