Selasa, Juni 2, 2026
BerandaHUKRIMHilangkan Charger, ART di Bogor Tewas Dianiaya Rekan Kerja usai Disiram Air...

Hilangkan Charger, ART di Bogor Tewas Dianiaya Rekan Kerja usai Disiram Air Panas

(Doc-Tirtoid)

Bogor, bukaberita.co.id – Seorang asisten rumah tangga (ART) berinisial RR (26) ditemukan meninggal dunia usai diduga menjadi korban penganiayaan oleh tiga rekan kerjanya di sebuah rumah kawasan Perumahan Kota Wisata, Desa Limusnunggal, Kecamatan Cileungsi, Kabupaten Bogor. Kapolsek Cileungsi Kompol Edison mengungkapkan, korban diduga mengalami pengeroyokan yang berujung pada penyiksaan menggunakan air panas.

“ARTA diduga menjadi korban pengeroyokan oleh tiga rekan kerjanya di sebuah rumah di Perumahan Kota Wisata, Desa Limusnunggal, Kecamatan Cileungsi, Kabupaten Bogor,” ujar Edison dikutip dari keterangan video di Instagram polsek_cileungsi.

Kasus tersebut diduga dipicu hilangnya charger jam tangan milik majikan mereka. Saat ditanya mengenai keberadaan barang itu, korban disebut mengaku tidak mengetahui lokasi charger tersebut.

Pencarian yang dilakukan para pelaku tidak menemukan hasil. Situasi kemudian memanas hingga salah satu pelaku melontarkan ancaman kepada korban. “Setelah pencarian tidak membuahkan hasil, salah satu pelaku mengancam akan menyiram korban dengan air panas. Ancaman itu kemudian direalisasikan sekitar pukul 15.00 WIB,” kata Edison.

Menurut keterangan polisi, tindakan kekerasan itu dilakukan di kamar mandi rumah tempat mereka bekerja. Korban diduga dibawa ke lokasi tersebut oleh ketiga pelaku sebelum disiram air panas secara bergantian.

“Ketiga pelaku diduga membawa korban ke kamar mandi dan secara bergantian menyiram tubuh korban menggunakan air panas. Korban kemudian ditinggalkan sebelum ditemukan dalam kondisi kulit melepuh,” lanjutnya.

Setelah mengalami luka serius, korban disebut dipindahkan ke kamar ART dan hanya mendapat penanganan seadanya. Kondisi RR terus menurun dalam beberapa hari berikutnya.

Korban akhirnya ditemukan meninggal dunia di kamarnya pada Sabtu (30/5), beberapa hari setelah dugaan penganiayaan terjadi pada Rabu (27/5). Polisi kini masih mendalami kasus tersebut, termasuk motif dan peran masing-masing terduga pelaku.

RELATED ARTICLES

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Most Popular

Recent Comments