Rabu, Mei 27, 2026
BerandaPERISTIWAKRL Duri–Tangerang Bermasalah, 3 Perjalanan Terlambat dan 2 Dibatalkan

KRL Duri–Tangerang Bermasalah, 3 Perjalanan Terlambat dan 2 Dibatalkan

(Doc-nixnews)

Jakarta, bukaberita.co.id – Operasional perjalanan Commuter Line Tangerang dan KA Bandara Soekarno-Hatta (Basoetta) kembali berjalan normal pada Selasa (26/5) pukul 19.39 WIB setelah sempat mengalami gangguan akibat kendala teknis pada Commuter Line No. 1978A relasi Duri–Tangerang. Manager Public Relations PT Kereta Commuter Indonesia (KCI), Leza Arlan, mengatakan rangkaian kereta yang mengalami masalah telah dievakuasi dengan cara digandeng menggunakan kereta lain menuju Stasiun Rawa Buaya.

“Sedangkan seluruh pengguna Commuter Line No.1978A dialihkan ke Commuter Line No. 1980A sebagai pemberangkatan berikutnya di Stasiun Bojongindah,” kata Leza dalam keterangannya, Selasa (26/5).

Gangguan tersebut berdampak pada operasional perjalanan kereta di lintas terkait. Sebanyak tiga perjalanan KRL dan empat perjalanan KA Basoetta mengalami keterlambatan, sementara dua perjalanan KRL lainnya dibatalkan.

Sebagai bentuk layanan kepada pelanggan, KCI membuka opsi pengembalian biaya tiket penuh atau refund 100 persen bagi pengguna KA Basoetta yang memilih membatalkan perjalanan. Penumpang diminta menghubungi petugas layanan di stasiun KA Bandara untuk proses pengajuan pengembalian dana.

Leza menyebut pihaknya masih melakukan normalisasi perjalanan dan penguraian antrean operasional guna mengurangi dampak keterlambatan di jalur tersebut. “Untuk informasi update secara berkala melalui akun resmi media sosial @commuterline dan aplikasi C-Access serta call center 121,” tutup Leza.

Sebelumnya, gangguan pada KRL tersebut sempat membuat panik penumpang. Sejumlah pengguna mengaku mendengar tiga kali suara ledakan sebelum kereta mendadak berhenti di perlintasan sebidang RT 01/RW 11 Rawa Buaya, Cengkareng, Jakarta Barat, Selasa sore.

Suara ledakan itu disebut diikuti padamnya lampu di dalam gerbong, sehingga memicu kepanikan di antara penumpang. Beberapa di antaranya bahkan memilih turun dari kereta karena khawatir terjadi hal yang tidak diinginkan.

RELATED ARTICLES

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Most Popular

Recent Comments