(Doc-Tirtoid)
Jakarta, bukaberita.co.id – Mukhlisin (41), petugas PPSU asal Penjaringan, Jakarta Utara, mendapat hadiah umrah dari Gubernur Pramono Anung setelah aksinya mendokumentasikan hasil kerja di media sosial menarik perhatian publik. Apresiasi tersebut diberikan dalam kegiatan Town Hall Meeting 2026 yang berlangsung di Taman Ismail Marzuki, Jakarta Pusat, Rabu (16/4), yang dihadiri ratusan peserta dari berbagai unsur pemerintahan.
Dalam kesempatan itu, Pramono sempat berdialog langsung dengan Mukhlisin di hadapan peserta. “Sudah pernah umrah belum?” tanya Pramono saat memberi arahan di hadapan para petugas PPSU.
“Belum, Pak,” jawab Mukhlisin sambil tertunduk.
“Pak Mukhlisin bisa berangkat umrah,” ucap Pramono, yang kemudian disambut haru oleh petugas PPSU lainnya.
Mukhlisin diketahui aktif mengunggah dokumentasi kondisi lingkungan sebelum dan sesudah dibersihkan, khususnya di kawasan Jalan Jembatan Tiga. Konten tersebut menjadi viral dan menuai apresiasi dari masyarakat.
Menurut Pramono, tindakan tersebut mencerminkan kerja nyata dan respons cepat terhadap kebutuhan warga. “Inisiatif yang dilakukan direspons dengan cepat. Inilah yang kemudian mendapatkan apresiasi publik yang luar biasa,” ujarnya.
Ia juga kembali menegaskan bahwa apa yang dilakukan Mukhlisin layak diapresiasi karena menunjukkan integritas dalam bekerja. “Saya betul-betul ingin menyampaikan apresiasi. Terima kasih, matur nuwun,” imbuhnya.
Lebih lanjut, Pramono berharap langkah tersebut bisa menjadi teladan bagi petugas PPSU lainnya agar tidak hanya berorientasi pada atasan, melainkan fokus pada hasil kerja riil di lapangan. “Yang dilakukan oleh Mukhlisin, mengunggah sebelum dan sesudah pekerjaan, tadi saya panggil ke depan. Memang rezekinya dia, mudah-mudahan segera berangkat umrah,” ujar Pramono.
Fenomena ini juga mencuat di tengah sorotan publik terhadap dugaan manipulasi laporan aduan warga berbasis AI di aplikasi Jakarta Kini (JAKI).
