(Doc-Tirtoid)
Jakarta, bukaberita.co.id – Kekhawatiran terhadap keamanan nasional mencuat di Amerika Serikat setelah serangkaian kasus kematian dan hilangnya ilmuwan dalam beberapa tahun terakhir. Melalui House Oversight Committee, Kongres AS kini tengah menyelidiki sedikitnya 10 kasus yang berpotensi memiliki keterkaitan.
Komite tersebut telah mengirimkan surat kepada FBI, Pentagon, serta Departemen Energi Amerika Serikat untuk meminta penjelasan lebih lanjut. Dalam surat itu tertulis bahwa rangkaian peristiwa tersebut bisa menjadi ancaman serius bagi keamanan nasional. Khususnya bagi personel yang memiliki akses terhadap informasi ilmiah sensitif.
“Kematian dan hilangnya ini dapat merepresentasikan ancaman serius terhadap keamanan nasional AS dan terhadap personel AS yang memiliki akses ke rahasia ilmiah.”
Sejak 2022, sekitar 12 ilmuwan dilaporkan meninggal atau menghilang. Mereka terlibat dalam berbagai proyek strategis, termasuk nuklir dan luar angkasa. Namun hingga kini, belum ada bukti kuat yang memastikan bahwa seluruh kasus tersebut saling berkaitan.
Sementara itu, anggota DPR AS dari Florida, Anna Paulina Luna, turut menyuarakan kekhawatiran publik. “Jika Anda merasa gelisah tentang banyaknya ilmuwan yang hilang, meninggal, dan bunuh diri baru-baru ini yang melibatkan para ilmuwan tersebut dan lainnya, intuisi Anda benar. Ada sesuatu yang tidak beres,” kata Anna Paulina Luna pada Kamis (22/4/2026).
