Foto: Ilustrasi (Doc-Istimewa)
Karawang, bukaberita.co.id – Sejumlah wilayah di Kabupaten Karawang, Jawa Barat, terendam banjir setelah hujan deras mengguyur tanpa henti sejak Jumat malam. Banjir semakin parah karena meluapnya Sungai Citarum dan Sungai Cibeet. Hal tersebut yang membuat air menggenangi permukiman warga, ruas jalan, dan fasilitas umum termasuk kantor desa.
Menurut informasi sementara, banjir merendam lebih hingga 13 kecamatan serta puluhan desa di Karawang. Banjir kali ini tercatat sebagai yang terluas dan merata di sejumlah wilayah sejak awal 2026.
Berdasarkan data dari Kecamatan Telukjambe Barat, pihaknya mencatat ada tujuh dari sepuluh desa di wilayah tersebut terendam. Termasuk, Desa Wanajaya, Wanakerta, Parungsari, Mulyajaya, dan Kalangligar. Hal itu menjadikan kecamatan tersebut menjadi salah satu wilayah terdampak parah.
Di samping itu, Camat Telukjambe Barat, Rully Sutisna, mengatakan desa Kalangligar menjadi yang paling parah. Di mana, ketinggian air mencapai 2,5 meter dan berpotensi terus meningkat.
“Dari informasi Dinas Sosial, sekitar 10 hingga 12 kecamatan di Kabupaten Karawang terendam banjir,” katanya, Senin (19/1/2026).
Di sisi lain, akibat dari bencana banjir tersebut mengakibatkan ratusan warga terpaksa mengungsi ke tempat aman. Selain itu, ia juga mengimbau warga yang tinggal di bantaran sungai untuk tetap waspada terhadap potensi banjir kiriman. Tak hanya itu, ia juga mengingatkan warga untuk tetap waspada terhadap cuaca ekstrem yang masih berlangsung.
