Karawang, bukaberita.co.id. – Keterlaluan! Ngaku-ngaku Petugas Pertanian Lapangan (PPL), Seorang warga bernama Mak Ati Warga Naringgul Desa Kutalanggeng Kecamatan Tegalwaru, Karawang Diiming-imingi dapat Traktor dan Pupuk Urea tertipu hingga tiga juta rupiah.
Berdasarkan informasi yang berhasil di himpun PPL yang mengaku bernama Heri itu mengelabui Mak Ati dengan modus akan mendapatkan bantuan berupa Traktor dan pupuk urea.
Tanpa berfikir panjang dan percaya karena penipuan dengan mengatasnamakan PPL itu pun akhirnya Mak Ati memberikan uang sebesar Rp. 3,5 juta rupiah demi mendapatkan Traktor dan urea yang dimana sangat di butuhkan oleh Mak Ati.
Sampai akhirnya Mak Ati pun sadar sudah tertipu, ia pun bergegas ke kantor desa melaporkan hal tersebut ke pihak pemerintahan desa Kutalanggeng.
Sikapi persoalan tersebut, PPL Pertanian Kecamatan Tegalwaru, Ramdan menjelaskan bahwa hal serupa pernah terjadi pada tahun lalu dengan korban orang Cipurwasari dan Cintalanggeng.
“Tahun lalu pernah kang, kejadian seperti ini, hanya saja yang di cipurwasari tidak sampai keluar uang, tapi modus nya sama, ” ungkap Ramdan.
Ramdan pun merasa kesal dengan kejadian tersebut dan mengatasnamakan PPL yang dikhawatirkan berimbas pada kinerja PPL yang ada di wilayah kecamatan Tegalwaru.
“Kami pun mengajak peran serta masyarakat, jika ada hal serupa bisa secepatnya lapor polisi dan berkoordinasi dengan kami juga, ” harap Ramdan.
Terpisah, disikapi oleh Satgassus LSM Loadaya, Agung menyesalkan adanya kejadian tersebut.
Modus dengan harus mengeluarkan uang pelicin demi Alsintan ini sangat merugikan petani.
“Ini harus di sikapi serius, kalo bisa jika suatu waktu oknum mengaku petugas lapangan itu kena, harus di beri sanksi serius, ” ucapnya.
“Kasian para petani, sudah hadapi musim kemarau yang saat ini di rundung kepayahan bertanam, eh sekarang ada lagi penipuan seperti ini, ” tegasnya. (Faizal)
