(Doc-Istimewa)
Pemalang, bukaberita.co.id – Polisi menyelidiki dugaan kekerasan terhadap Muhammad Hasbi Al Aqib atau Aqib, siswa kelas 2 SDN 1 Kebondalem, Pemalang, yang meninggal dunia setelah menjalani perawatan selama sembilan hari. Aqib mengembuskan napas terakhir di RSUD dr. M. Ashari Pemalang pada Rabu (30/9/2026). Sebelum mendapat perawatan, Aqib sempat mengeluhkan sakit pada bagian perut kepada keluarganya.
Keluarga kemudian mengetahui dugaan kekerasan yang Aqib alami ketika dokter memeriksa kondisinya di rumah sakit. Saat pemeriksaan, Aqib menceritakan bahwa seseorang memukul dan menendang bagian perutnya.
“Dia menjawab itu setelah dokter periksa. katanya di pulul di perut, ada yang nendang pakai sepatu,” kata ibu Aqib, Diah Indriyanti.
Ayah Aqib juga menyebut anaknya sempat menunjuk tiga siswa yang terlibat dalam kejadian tersebut. Ketiganya terdiri dari dua siswa kelas 5 dan satu siswa kelas 6.
Polisi kini mengumpulkan keterangan dari sejumlah saksi untuk mengungkap dugaan kekerasan tersebut. Petugas juga melakukan autopsi dengan melibatkan Biddokkes Polda Jawa Tengah untuk mengetahui penyebab pasti kematian Aqib.
Keluarga berharap polisi segera mengungkap perkara tersebut dan memberikan keadilan bagi Aqib.
