(Doc-Infokrw)
Jakarta, bukaberita.co.id — Komisi 13 DPR RI mempertanyakan sejumlah hal terkait temuan fasilitas mewah di Lapas Kelas 2A Cibinong. Komisi tersebut menggelar rapat dengar pendapat bersama Dirjen Pemasyarakatan dan Kepala Lapas Cibinong setelah Ombudsman menemukan fasilitas tersebut.
Dalam rapat itu, Anggota Komisi 13 DPR RI dari Fraksi PKS, Yanuar Arif Wibowo, menyoroti perbedaan kondisi antara hasil sidak Ombudsman dan inspeksi yang dilakukan Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan.
Yanuar mempertanyakan pihak yang memberikan perintah untuk memindahkan barang-barang dari fasilitas mewah yang Ombudsman temukan. Ia menilai perbedaan kondisi dalam dua video sidak tersebut perlu mendapat penjelasan.
Selain persoalan barang, Yanuar juga meminta penjelasan Kepala Lapas Cibinong Wisnu Putra Ihwal mengenai keberadaan pigura Jimmy Masrin. Polisi memvonis Jimmy Masrin dalam kasus korupsi dan fotonya terlihat terpajang di ruang rumah dinas saat Ombudsman melakukan sidak.
Komisi 13 DPR RI juga menyoroti fasilitas pengawasan di rumah dinas Kalapas Cibinong. DPR mempertanyakan alasan Wisnu tidak memasang kamera CCTV di area tersebut selama tiga tahun menjabat sebagai kepala lapas.
Rapat tersebut membahas temuan Ombudsman sekaligus meminta penjelasan pihak Lapas Cibinong mengenai sejumlah kondisi yang muncul dalam dua inspeksi tersebut.
