Selasa, Juli 7, 2026
BerandaDAERAHKementerian HAM Gelar Uji Publik Revisi UU HAM di Papua, Warga Sampaikan...

Kementerian HAM Gelar Uji Publik Revisi UU HAM di Papua, Warga Sampaikan Berbagai Masukan

(Doc-Halokrw)

Papua, bukaberita.co.id – Pemerintah melalui Kementerian Hak Asasi Manusia (HAM) tengah melaksanakan uji publik revisi Undang-Undang Hak Asasi Manusia (UU HAM) di sejumlah daerah, termasuk Papua. Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya pemerintah menghimpun masukan dari masyarakat sebelum penyempurnaan regulasi berlangsung.

Dalam rangkaian kegiatan yang terekam dalam video di akun instagram halokrw, tampak proses kedatangan pejabat kementerian dan dialog bersama masyarakat. Selain itu, ada juga forum diskusi yang melibatkan tokoh adat, tokoh masyarakat, dan berbagai pemangku kepentingan di daerah.

Pemerintah menyatakan bahwa aspirasi dan masukan selama uji publik akan menjadi salah satu bahan pertimbangan. Hal tersebut dalam penyempurnaan revisi Undang-Undang HAM agar lebih sesuai dengan kebutuhan masyarakat.

Di sisi lain, video tersebut juga memperlihatkan sejumlah warga Papua yang menyampaikan aspirasi melalui aksi demonstrasi dan pemasangan spanduk. Tak hanya itu, terlihat pula masyarakat adat berada di kawasan hutan yang menjadi bagian dari kehidupan dan ruang kelola mereka.

Harapannya, pelaksanaan uji publik ini dapat membuka ruang partisipasi yang lebih luas bagi masyarakat dalam proses penyusunan kebijakan. Berbagai masukan yang ada mampu memperkuat perlindungan hak asasi manusia dan menjawab berbagai tantangan yang masih dihadapi. Serta, menghadirkan regulasi yang lebih responsif terhadap kebutuhan seluruh warga negara.

Pemerintah mengajak seluruh elemen masyarakat untuk berpartisipasi secara konstruktif dalam proses uji publik. Hal itu dalam tujuan agar revisi UU HAM dapat mengakomodasi berbagai perspektif dan kepentingan sesuai dengan prinsip perlindungan hak asasi manusia.

RELATED ARTICLES

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Most Popular

Recent Comments