(Doc-Tirtoid)
Gresik, bukaberita.co.id – Satuan Reserse Narkoba Polres Gresik membongkar jaringan peredaran narkotika lintas kota yang beroperasi di wilayah Gresik Utara. Dalam pengungkapan tersebut, dua tersangka berhasil diamankan bersama puluhan paket sabu dengan total berat mencapai 209,38 gram.
Kapolres Gresik AKBP Ramadhan Nasution mengatakan, kedua tersangka yang ditangkap masing-masing berinisial FRW (29), warga Kelurahan Tlogo Pojok, Kecamatan Gresik, serta MZ (32), warga Dusun Tanjungrejo, Desa Pangkahwetan, Kecamatan Ujungpangkah, Kabupaten Gresik.
Menurut Ramadhan, pengungkapan kasus bermula dari laporan masyarakat mengenai dugaan maraknya aktivitas peredaran narkoba di kawasan Gresik bagian utara. Menindaklanjuti informasi tersebut, Tim Opsnal Satresnarkoba Polres Gresik melakukan serangkaian penyelidikan hingga akhirnya mengamankan tersangka pertama.
“Tersangka FRW diamankan saat berada di kost wilayah Desa Yosowilangun, Kecamatan Manyar,” ujar AKBP Ramadhan, Jumat (29/5).
Saat dilakukan penangkapan, polisi menemukan alat hisap berupa pipet kaca yang masih berisi sabu dengan berat sekitar 2,91 gram dari tangan FRW. Kepada penyidik, tersangka mengaku memperoleh barang haram tersebut dari pria berinisial MZ.
Berdasarkan pengakuan itu, petugas kemudian bergerak melakukan pengembangan dan menangkap MZ pada hari yang sama di depan sebuah gerai minimarket di Jalan Raya Kecamatan Dukun, Gresik.
Dari tangan MZ, aparat menyita empat plastik klip berisi sabu seberat 13,29 gram yang disembunyikan di dalam tas kantong kain berwarna merah.
Penggeledahan kemudian berlanjut ke kamar kos milik tersangka di Desa Padangbandung, Kecamatan Dukun. Dari lokasi tersebut, polisi menemukan puluhan paket sabu siap edar.
“Petugas kemudian menggeledah kos tersangka di Desa Padangbandung, Kecamatan Dukun. Hasilnya ditemukan 42 klip sabu dengan berat keseluruhan total bruto 196,09 gram,” tutur Ramadhan.
Polisi mengungkap, kedua tersangka menjalankan modus peredaran narkoba dengan sistem ranjau, yakni meletakkan barang di sejumlah titik yang telah ditentukan, seperti area perumahan maupun lokasi ramai. Sementara transaksi pembayaran dilakukan secara non-tunai melalui transfer.
