Karawang, bukaberita.co.id. – Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DPPPA) Berkolaborasi bersama Badan Narkotika Nasional (BNN) Kabupaten Karawang menggelar Sosialisasi bahaya Narkotika, Psikotropika dan Zat Adiktif (Napza) di SMA Negeri 1 Tegalwaru.
Hadir dalam kegiatan tersebut, mewakili Kepala dinas DPPPA Karawang dari Bidang Perlindungan Hak Anak (PHA) , Maya Herlina, BNN Karawang, Asep Supriatna. Kepala sekolah SMA Negeri 1 Tegalwaru, Abdul Rosyid juga kader Motivator Ketahanan Keluarga Provinsi Jawa barat untuk Kabupaten Karawang untuk kecamatan Tegalwaru Siti Mumun Muniroh, dan kecamatan Pangkalan, Mariam.
Pada kesempatan itu, Kepala sekolah SMA Negeri 1 Tegalwaru, Abdul Rosyid mengucapkan apresiasi dengan kehadiran DPPPA dan BNN Karawang yang telah hadir dan memberikan sosialisasi perihal bahaya Napza di kalangan pelajar.
“Diharapkan dengan adanya sosialisasi yang terus-menerus, anak-anak usia sekolah dapat memiliki kesadaran yang lebih tinggi tentang bahaya narkotika, ” harap Kepala sekolah SMA Negeri 1 Tegalwaru.
Ia pun menegaskan,diharapkan adanya sosialisasi itu akan mengurangi atau bahkan menghindari para pelajar dari penyalahgunaan narkoba, yang dapat merusak masa depan mereka.
“Selain fokus pada pencegahan narkoba, sosialisasi itu diharapkan juga dapat membentuk karakter anak-anak yang kuat dalam menghadapi berbagai tantangan, termasuk pengaruh buruk dari pergaulan. dengan penanaman nilai-nilai yang positif, dan para pelajar diharapkan dapat memiliki ketahanan diri yang lebih baik dalam menghadapi tekanan dan pengaruh negatif, “ucapnya.
Terpisah, mewakili DPPPA Kabupaten Karawang, Katim bidang PHA ,Maya Herlina menegaskan, Diharapkan melalui kegiatan itu siswa bukan hanya sekedar tahu bahaya narkoba melainkan memiliki sikap proaktif sejak dini dan kemampuan bertindak untuk melindungi diri dari pengaruh buruk penyalahgunaan narkoba.
“Dengan adanya sosialisasi itu bertujuan dan berharap untuk meningkatkan pemahaman siswa tentang bahaya penyalahgunaan narkoba serta meningkatkan daya tangkal siswa terhadap pengaruh buruk tentang narkoba sehingga tercipta sekolah yang bersih dari narkoba, ” Ucapnya.
Diaminkan oleh kader Motivator ketahanan keluarga (Motekar) Provinsi Jawa barat untuk Kabupaten Karawang, Mariam mengatakan terimakasih kepada semua pihak yang sudah memberikan edukasi bahaya Napza.
“Semoga memberikan dampak yang sangat positif bagi pelajar di lingkungan kami dan juga memberikan manfaat edukasi bagi masa depan pelajar, ” pungkasnya. (Faizal)
