(Doc-Istimewa)
Bandung, bukaberita.co.id – Seorang pemudik asal Bandung berinisial TP (69) meninggal dunia setelah pingsan di area Gerbang Tol Cisumdawu, Sumedang, pada Minggu (22/3). Korban diduga mengalami kelelahan saat dalam perjalanan menuju Cirebon.
Peristiwa ini diketahui saat petugas Satlantas Polres Sumedang, Aipda Wahyu Setiawan, tengah berpatroli di sekitar lokasi dan mendapati korban terjatuh di dekat gerbang tol.
“Saat kami patroli terpantau pemudik seorang ibu terjatuh di area dekat gate Tol Sumedang. Kami langsung lakukan tindakan dan hubungi ambulans untuk mengevakuasi korban,” ujar Wahyu.
Petugas bersama tim medis segera memberikan pertolongan pertama, termasuk pemberian oksigen. Namun, kondisi korban saat itu sudah tidak sadarkan diri.
“(Namun) kondisi korban dari keterangan petugas medis sudah tidak sadarkan diri,” kata Wahyu.
Korban kemudian dibawa ke RSUD Wirahadikusumah Sumedang, namun akhirnya dinyatakan meninggal dunia setelah mendapatkan penanganan medis.
Menurut keterangan keluarga, korban memiliki riwayat penyakit jantung dan telah menjalani pemasangan ring jantung sebanyak tiga kali. “Jadi menurut keterangan dari suami korban, bahwasannya pemudik ini mempunyai riwayat pemasangan ring jantung ya, sebanyak tiga kali sebelumnya. Dan pada saat perjalanan tadi dari Bandung ke Cirebon, korban tidak mempunyai keluhan apapun. Namun sesampainya di TKP, korban langsung pingsan,” ucap Kasi Humas Polres Sumedang AKP Awang.
Polisi mengimbau para pemudik untuk memperhatikan kondisi kesehatan sebelum bepergian, membawa obat-obatan yang diperlukan, serta memastikan kendaraan dalam kondisi layak jalan.
“Kami menghimbau kepada para pemudik yang mungkin masih berada di rumah atau tempat saudara, untuk yang pertama, mengecek kembali kesehatan, terutama keluarga kita yang mempunyai riwayat penyakit. Minimal obat yang memang sering dipergunakan itu dibawa. Kemudian yang kedua, mengecek kondisi kendaraan layak di dalam perjalanan,” pungkasnya.
“Dan yang terakhir, kami telah menyiapkan fasilitas 1-1-0 bila mana para pemudik mengalami kendala kesulitan di jalan agar menghubungi 1-1-0,” tambahnya.
