(Doc-Infokrw)
Purwakarta, bukaberita.co.id – BDx Data Centers memilih Jatiluhur, Purwakarta, sebagai lokasi pembangunan kawasan pusat data AI terbarunya.
Lokasi tersebut berjarak sekitar lima kilometer dari Bendungan Jatiluhur. Selama puluhan tahun, bendungan itu memasok kebutuhan air dan listrik bagi Jawa Barat.
BDx Data Centers memulai pembangunan AI Campus 2 (CGK4) pada Senin (21/9/2026). Perusahaan menargetkan kawasan pusat data tersebut memiliki kapasitas hingga 640 megawatt (MW).
Kapasitas tersebut membuat CGK4 digadang-gadang menjadi salah satu pusat data terbesar untuk kebutuhan AI di kawasan tersebut.
Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi dan Bupati Purwakarta Saepul Bahri Binzein menghadiri acara groundbreaking tersebut.
Jajaran pimpinan BDx dan BDx Indonesia juga turut menghadiri peletakan batu pertama pembangunan CGK4.
Dalam proyek tersebut, CGK4 akan memperoleh kapasitas jaringan listrik sebesar 845 megavolt-ampere (MVA) dari PLN.
Pasokan tersebut menjadi bagian dari total kapasitas listrik lebih dari 1,2 gigavolt-ampere (GVA) yang telah BDx amankan untuk seluruh kawasan pusat datanya di Indonesia.
Namun, rencana pemanfaatan energi air menjadi salah satu hal yang membedakan CGK4 dari proyek pusat data lainnya.
BDx berencana menjajaki penggunaan tenaga air bersama Perum Jasa Tirta II (PJT), selaku pengelola Bendungan Jatiluhur.
Rencana tersebut menjadi bagian dari strategi jangka panjang untuk memenuhi kebutuhan energi pusat data AI.
Pusat data AI membutuhkan energi listrik dalam jumlah besar. Karena itu, BDx menjajaki sumber energi rendah karbon dari infrastruktur air yang sudah tersedia.
Jika rencana tersebut terealisasi, CGK4 berpotensi menjadi salah satu proyek awal di Indonesia yang memanfaatkan sumber energi rendah karbon dari infrastruktur bendungan untuk kebutuhan pusat data AI.
Bendungan Jatiluhur sendiri telah menjadi bagian dari infrastruktur nasional sejak era pembangunan pada dekade 1960-an.
