(Doc-Tirtoid)
Bogor, bukaberita.co.id – Susanah, ibu tiga anak asal Cileungsi, Kabupaten Bogor, ternyata menjalani dua pekerjaan dalam sehari. Perempuan yang mendapat sorotan setelah Presiden Prabowo Subianto menyebut namanya dalam pidato kenegaraan itu juga bekerja sebagai pegawai dapur program Makan Bergizi Gratis (MBG).
Informasi mengenai pekerjaan Susanah tersebut muncul dalam artikel Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi) RI yang kemudian dikutip Tribunnews.
Dalam kesehariannya, Susanah memulai aktivitas sebagai penjahit kain majun pada pukul 07.00 WIB. Ia mampu menjahit sekitar 20 kilogram kain per hari dengan bayaran Rp700 untuk setiap kilogram.
Setelah menyelesaikan pekerjaan tersebut, Susanah melanjutkan aktivitasnya di Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) atau dapur MBG mulai pukul 13.00 WIB.
“Pukul 13.00 WIB, Susanah beralih profesi menjadi pegawai Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) atau dapur MBG. Dia bertugas sebagai pencuci ompreng,” tulis artikel tersebut.
Sementara itu, dalam pidato kenegaraan, Prabowo sebelumnya menyebut Susanah bekerja sebagai buruh harian yang mengupas bawang dengan upah Rp700 ribu per kilogram.
Keterangan mengenai pekerjaan tersebut berbeda dengan informasi yang tercantum dalam artikel Komdigi RI. Artikel itu menjelaskan Susanah bekerja sebagai penjahit kain majun pada pagi hingga siang hari, lalu bertugas sebagai pencuci ompreng di dapur MBG.
Perbedaan informasi juga muncul terkait domisili Susanah. Daftar persona yang Prabowo sebut dalam pidatonya mencantumkan Susanah sebagai warga Kota Bogor.
Namun, artikel Komdigi RI menyebut Susanah berasal dari Cileungsi, Kabupaten Bogor. Perbedaan tersebut menjadi bagian dari informasi yang muncul setelah sosok Susanah mendapat perhatian publik melalui pidato kenegaraan Presiden.
