Rabu, September 16, 2026
BerandaHUKRIMSengketa Lahan Berujung Bentrokan di Batam, 2 Orang Tewas

Sengketa Lahan Berujung Bentrokan di Batam, 2 Orang Tewas

(Doc-Istimewa)

Batam, bukaberita.co.id – Polisi mengamankan enam orang untuk menjalani pemeriksaan terkait bentrokan dua kelompok di kawasan Setokok, Kecamatan Bulang, Kota Batam, Kepulauan Riau, Senin (14/9/2026).

Bentrokan yang terjadi sekitar pukul 16.30 WIB tersebut menewaskan dua orang dan menyebabkan tujuh lainnya mengalami luka-luka.

Kapolresta Barelang Kombes Pol. Anggoro Wicaksono mengatakan, polisi menduga sengketa lahan menjadi pemicu bentrokan. Perselisihan mengenai lahan tersebut sudah berlangsung cukup lama.

Dikutip dari Antara, Anggoro menegaskan bahwa bentrokan itu tidak berkaitan dengan isu suku, agama, ras, dan antargolongan (SARA) maupun polemik Rempang Eco City.

Menurut Anggoro, konflik bermula ketika salah satu kelompok mendatangi area lahan. Kelompok lain yang mendapat kuasa mengelola lahan kemudian merasa terprovokasi karena menduga pihak tersebut melakukan perusakan.

Situasi kemudian memanas hingga kedua kelompok saling menyerang dan melakukan serangan balasan.

“Namun terjadi aksi penyerangan yang diduga melibatkan dua kelompok sehingga menimbulkan korban meninggal dunia maupun korban luka,” kata Anggoro di Batam, dikutip dari Antara, Selasa (15/9).

Dua orang meninggal dunia setelah terkena tembakan. Sementara itu, tujuh orang lainnya mengalami luka akibat bentrokan tersebut.

Polisi masih menyelidiki penyebab kematian kedua korban serta jenis senjata yang pelaku gunakan. Berdasarkan dugaan awal, pelaku menggunakan senapan angin dan bukan senjata api.

Anggoro menjelaskan, salah satu kelompok telah memperoleh izin dari BP Batam untuk mengelola lahan tersebut. Sementara kelompok lainnya mengklaim memiliki hak atas lahan yang sama.

Aparat kepolisian sebelumnya telah beberapa kali mempertemukan kedua pihak untuk memediasi sengketa tersebut. Namun, perselisihan kembali memanas hingga berujung bentrokan.

Setelah kejadian, polisi bersama TNI mengamankan area dan melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP). Aparat juga mengejar pihak-pihak yang mereka duga terlibat dalam bentrokan.

Selain mengamankan enam orang untuk pemeriksaan, petugas masih menjalankan proses visum dan autopsi terhadap kedua korban meninggal dunia.

RELATED ARTICLES

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Most Popular