Jumat, September 11, 2026
BerandaPERISTIWAPencarian 5 Jurnalis di Anak Krakatau Terus Berlanjut, Ini Tanggapan Pemilik Kapal

Pencarian 5 Jurnalis di Anak Krakatau Terus Berlanjut, Ini Tanggapan Pemilik Kapal

(Doc-Tirtoid)

Banten, bukaberita.co.id – Tim SAR masih mencari delapan orang yang hilang di sekitar Gunung Anak Krakatau. Lima di antaranya merupakan jurnalis yang hendak meliput aktivitas gunung tersebut.
Dalam proses pencarian, muncul petunjuk berupa foto Gunung Anak Krakatau yang dikirim salah satu pemandu wisata. Pemandu wisata kapal, Heriyanto, sempat membagikan foto tersebut ke grup WhatsApp. Rekan sesama pemandu, Yandi, mengatakan Heriyanto mengirim foto pada Senin (7/9) pukul 18.13 WIB.
Saat itu, Heriyanto mengabarkan bahwa dirinya sudah berada di sekitar Gunung Anak Krakatau. Yandi kemudian membalas pesan tersebut dan mengirim pesan secara langsung. Namun, pesan itu tidak terkirim.
“Saya duga, foto ini diambil sekitar jam 4 sampai jam 5. Lalu terkirim ketika tiba-tiba handphone-nya ada sinyal,” ujar Yandi, Kamis (10/9).
Yandi bersama pegiat wisata Krakatau lainnya menduga foto tersebut berasal dari kawasan antara Pulau Sertung. Sementara itu, Kapal TNI Angkatan Laut Anyer menemukan pelampung oranye dan life jacket.
Petugas menemukan kedua benda tersebut pada Kamis (10/9) pukul 15.10 WIB. Lokasi penemuan berada di sisi barat Anyer, Banten.
Namun, petugas belum memastikan temuan tersebut berkaitan dengan delapan orang yang hilang. “Selanjutnya akan kita bawa ke posko SAR gabungan di sini untuk selanjutnya proses identifikasi,” ungkap Danlanal Banten, Letkol Laut (P) Wawan Subagyo, Kamis (10/9).
Pemilik kapal, Sandi Wiyasa, kemudian memastikan pelampung tersebut bukan milik kapal Arupadhatu 1. “Tadi konfirmasi ke kapten II, bukan punya Arupadhatu 1 katanya,” kata Sandi, Kamis (10/9).
Sandi juga menjelaskan kondisi kapal sebelum berangkat menuju kawasan Gunung Anak Krakatau. “Kapal itu sebelum berangkat dia baru pulang docking (dari perawatan) di Ujung Kulon. Terus kalaupun misalnya kita kan double engine nih, 2 mesin. Kalaupun misalnya kerusakan, mungkin hanya 1 mesin, 1 mesin pasti hidup,” tuturnya.
“Pengalaman kita enggak semuanya mati, gitu,” imbuhnya.
Sandi juga menyinggung kemungkinan kapal mengalami kendala bahan bakar. “Kalau misalnya kita dari bensin, kapten kita itu sudah puluhan tahun pegang boat. Dia sudah menghitung antara kebutuhan bensin. Kemungkinan itu ada juga, cuma kecil,” ujarnya.
Adapun lima jurnalis yang masih dalam pencarian yakni M Bagus Khoirunnas dari ANTARA. Kemudian Ari Basuki dari Merdeka.com, Yudistiro Pranoto dari iNews, Firman Daus dari Anadolu Agency. Satu jurnalis lainnya yakni Donal Husni yang berstatus sebagai jurnalis lepas.
RELATED ARTICLES

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Most Popular