(Doc-Istimewa)
Jakarta, bukaberita.co.id – Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa membuka peluang kembali memangkas anggaran program Makan Bergizi Gratis (MBG) hingga berada di bawah Rp200 triliun. Rencana tersebut muncul setelah Purbaya berdiskusi dengan Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) Sudaryono mengenai peluang meningkatkan efisiensi program.
Purbaya menyampaikan rencana itu dalam acara Sarasehan 100 Ekonom Indonesia 2026 di Kempinski Grand Ballroom, Jakarta, Kamis (3/9/2026). “Saya bicara dengan ketua MBG yang baru, kepala BGN yang baru, sepertinya bisa lebih efisien lagi di bawah Rp200 triliun,” kata Purbaya dalam acara Sarasehan 100 Ekonom Indonesia 2026 di Kempinski Grand Ballroom, Jakarta, Kamis (3/9/2026).
Sebelumnya, pemerintah menetapkan anggaran MBG tahun ini sebesar Rp335 triliun. Pemerintah kemudian melakukan efisiensi secara bertahap hingga anggarannya turun menjadi Rp268 triliun dan kembali menjadi Rp229 triliun.
Purbaya juga menargetkan efisiensi serupa pada anggaran MBG tahun depan. Pemerintah sebelumnya mengalokasikan Rp240 triliun untuk program tersebut pada 2027.
“Tahun depan juga kita anggarkan Rp240 triliun tapi saya yakin bisa tekan ke bawah dengan efisiensinya dan pemakaian teknologi,” tuturnya.
Menurut Purbaya, pemerintah tetap dapat menekan anggaran tanpa menurunkan kualitas pelaksanaan MBG. Kementerian Keuangan (Kemenkeu) juga memperkuat pengawasan untuk menjaga efisiensi dan transparansi program.
Kemenkeu menugaskan pegawainya memantau langsung Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) sebagai bagian dari langkah pengawasan tersebut.
