Rabu, April 15, 2026
BerandaHUKRIM16 Terduga Pelaku Pelecehan di FH UI Minta Maaf, Dekan Ancam Lakukan...

16 Terduga Pelaku Pelecehan di FH UI Minta Maaf, Dekan Ancam Lakukan DO

(Doc-nixnews)

Depok, bukaberita.co.id – Sorotan publik mengarah pada kasus dugaan pelecehan seksual di lingkungan Fakultas Hukum Universitas Indonesia, Depok, Jawa Barat. Dalam upaya merespons kasus tersebut, pihak kampus menggelar forum internal yang menghadirkan langsung 16 terduga pelaku di hadapan ratusan mahasiswa.

Forum yang berlangsung sejak Senin (13/4) malam hingga Selasa (14/4) dini hari itu sempat berlangsung tegang. Mahasiswa yang hadir melontarkan pertanyaan dan kritik kepada para terduga pelaku terkait motif tindakan yang terjadi.

Dalam kesempatan tersebut, salah satu terduga pelaku berinisial R menyampaikan permintaan maaf secara terbuka. “Saya meminta maaf atas ucapan saya yang menyinggung banyak pihak, saya tahu kata maaf saja tidak cukup. Lalu bersedia memenuhi tuntutan yang ada sesuai aturan yang berlaku dan bertanggung jawab atas apa yang saya ucapkan,” ujar R dalam forum itu.

Pernyataan serupa juga datang dari terduga pelaku berinisial I. Ia mengakui bahwa kejadian ini menjadi pembelajaran penting dan menyampaikan penyesalan kepada semua pihak yang terdampak.

Dekan FH UI, Parulian Paidi Aritonang, memastikan bahwa proses penindakan akan berjalan sesuai aturan yang berlaku dan tidak menutup kemungkinan adanya sanksi berat. “Saya memastikan mereka akan kita proses, kita semua akan kawal. Saya tidak ragu untuk merekomendasikan sanksi drop out (DO) ke Rektor,” ujarnya.

Di sisi lain, BPM FH UI telah mengambil langkah organisasi dengan mencabut status keanggotaan aktif 16 mahasiswa tersebut dari Ikatan Keluarga Mahasiswa FH UI. Keputusan ini tertuang dalam surat resmi sebagai bentuk konsekuensi atas pelanggaran aturan organisasi mahasiswa. BPM FH UI juga menegaskan bahwa segala bentuk kekerasan seksual, termasuk yang terjadi di ruang digital, berdampak serius terhadap rasa aman di lingkungan kampus.

RELATED ARTICLES

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Most Popular

Recent Comments