Rabu, Maret 25, 2026
BerandaNASIONALPemerintah Kaji WFH 1 Hari dalam Seminggu, Berlaku untuk ASN dan Swasta

Pemerintah Kaji WFH 1 Hari dalam Seminggu, Berlaku untuk ASN dan Swasta

(Doc-Tirtoid)

Jakarta, bukaberita.co.id – Pemerintah berencana menerapkan kebijakan work from home (WFH) selama satu hari dalam seminggu sebagai upaya efisiensi di tengah lonjakan harga minyak dunia akibat konflik di Timur Tengah.

Kebijakan ini tidak hanya berlaku bagi ASN, tetapi juga direncanakan mencakup pegawai swasta dan pemerintah daerah. Penerapannya diproyeksikan dapat membantu menghemat energi serta meningkatkan efisiensi waktu kerja.

Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto menyebutkan bahwa kebijakan tersebut masih dalam tahap pengkajian. “Terkait dengan kajian bahwa dengan tingginya harga minyak, maka perlu efisiensi daripada waktu kerja di mana akan dibuka fleksibilitas untuk work from home,” kata Airlangga.

Ia mengungkapkan skema yang disiapkan yakni WFH satu hari dari total lima hari kerja. “Satu hari dalam lima hari kerja,” ungkap Airlangga.

Rencana ini kemungkinan mulai diterapkan setelah Lebaran 2026, meskipun waktu pastinya masih menunggu keputusan lebih lanjut. “Pasca-Lebaran, tapi nanti kita akan tentukan kapan waktunya,” tambahnya.

Lebih lanjut, pemerintah akan terus memantau perkembangan global sebelum menerapkan kebijakan tersebut. “Nanti kita lihat situasinya. Situasi harga minyak, situasi perang. Jadi kita ikuti situasi yang berkembang,” tutup Airlangga.

RELATED ARTICLES

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Most Popular

Recent Comments