Jumat, Februari 13, 2026
BerandaPERISTIWABadak Jawa Musofa Mati karena Penyakit Kronis Setelah Jalani Perawatan di JRSCA

Badak Jawa Musofa Mati karena Penyakit Kronis Setelah Jalani Perawatan di JRSCA

(Doc-Istimewa)

Jakarta, bukaberita.co.id – Upaya konservasi Badak Jawa kembali mengalami kehilangan. Musofa, seekor badak Jawa yang dirawat intensif di Javan Rhino Study and Conservation Area (JRSCA) Taman Nasional Ujung Kulon (TNUK), meninggal pada 7 November 2025 akibat penyakit kronis yang telah lama ia derita.

Musofa menjalani translokasi setelah masuk ke dalam pit trap pada 3 November 2025. Pemindahan berlangsung dengan mempertimbangkan kondisi cuaca dan faktor keamanan agar proses konservasi berjalan aman. Saat tiba di JRSCA pada 5 November, Musofa menunjukkan kondisi stabil dan sempat beradaptasi dengan baik sebelum kondisinya memburuk pada 7 November.

Kepala Balai TNUK, Ardi Andono, menyatakan “Seluruh prosedur berlangsung sesuai standar konservasi internasional. Dengan simulasi, penilaian etik, serta kesiapan logistik dan pengamanan. Pemindahan Mustofa berhasil tanpa luka atau cedera. Namun penyakit kronis yang lama ia derita menjadi tantangan medis yang tidak dapat kami atasi.”

Hasil nekropsi yang tim patologi SKHB IPB University lakukan mengungkap masalah serius pada organ pencernaan dan otak Musofa. Infeksi parasit dalam jumlah besar serta tanda degenerasi jaringan juga terdapat di tubuh Mustofa. Penemuan ini menegaskan bahwa penyakit kronis tersebut menjadi penyebab utama kematian.

Tim juga mendapati adanya luka lama akibat perkelahian di alam, namun luka tersebut tidak berkaitan dengan kematian Musofa. Sebagai langkah lanjutan, Balai TNUK bersama IPB University dan mitra konservasi lainnya tengah mempersiapkan analisis komprehensif demi memperkuat deteksi dini penyakit. (Red).

RELATED ARTICLES

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Most Popular

Recent Comments