(Doc-Tirtoid)
Amerika Serikat, bukaberita.co.id – Dugaan pengiriman sistem pertahanan udara dari China ke Iran mencuat setelah intelijen Amerika Serikat menemukan indikasi terkait rencana tersebut dalam beberapa pekan ke depan. “Sistem yang China siapkan adalah rudal pertahanan udara yang mereka luncurkan dari bahu,” mengutip dari CNN, Sabtu (11/4/2026).
Dalam laporan tersebut, tertulis bahwa pengiriman kemungkinan melalui negara ketiga untuk menyamarkan asal senjata. Iran memanfaatkan situasi gencatan senjata untuk memperkuat kembali persenjataannya dengan bantuan mitra asing.
Di sisi lain, tudingan tersebut langsung mendapat bantahan dari pihak Cina. Juru bicara Kedutaan Besar China di Washington menegaskan negaranya tidak terlibat dalam pengiriman senjata dalam konflik tersebut.
“Sebagai negara besar yang bertanggung jawab, China secara konsisten memenuhi kewajiban internasionalnya. Kami mendesak pihak Amerika Serikat untuk menahan diri dari membuat tuduhan tanpa dasar, mengaitkan isu secara tidak berdasar, serta melakukan sensasionalisasi. Kami berharap pihak-pihak terkait dapat berbuat lebih banyak untuk membantu meredakan ketegangan,” tambahnya. Pihak kedutaan juga menyatakan hal lain. Bahwa sejak konflik yang melibatkan Amerika Serikat, Israel, dan Iran berlangsung, Beijing terus berupaya mendorong penyelesaian damai melalui gencatan senjata.
