(Doc-Tirtoid)
Iran, bukaberita.co.id – Kesepakatan gencatan senjata antara Iran dan Amerika Serikat selama dua minggu berdampak pada pengaturan ulang jalur pelayaran di Selat Hormuz. Iran melalui Islamic Revolutionary Guard Corps Navy (IRGC Navy) mengumumkan rute alternatif guna menghindari ancaman ranjau laut yang diduga tersebar di jalur utama pelayaran.
Jalur inbound diarahkan dari Teluk Oman menuju utara mendekati Pulau Larak sebelum memasuki kawasan Teluk Persia. Sementara itu, jalur outbound ditetapkan melewati sisi selatan Pulau Larak menuju kembali ke Teluk Oman.
Langkah ini bersifat sementara dan akan dievaluasi sesuai perkembangan situasi keamanan di kawasan. Tujuan utama kebijakan ini adalah menjaga keselamatan kapal serta mengurangi risiko akibat ranjau laut di tengah ketegangan militer yang masih berlangsung.
Selain itu, pengaturan jalur ini diharapkan dapat membantu menjaga stabilitas distribusi energi global, meskipun ancaman keamanan belum sepenuhnya mereda. Ketegangan meningkat setelah serangan militer Israel terhadap Lebanon pada Rabu (8/4/2026), yang turut memengaruhi situasi di kawasan Selat Hormuz. Hingga saat ini, Iran masih belum membuka jalur tersebut secara penuh.
