
(Doc-nixnews.id-detikjatim)
Surabaya, bukaberita.co.id – Roepijono (67), seorang warga Dupak Magersari, Surabaya, menderita patah kaki kanan setelah sebuah kereta api (KA) barang menabraknya pada Rabu (25/3/2026) pagi. Insiden ini terjadi di perlintasan kereta Jalan SDT-KLM sekitar pukul 08.21 WIB, di mana tubuh korban sempat terseret sejauh 30 meter.
Kejadian bermula saat korban sedang memilah sampah di dekat rumahnya yang berbatasan langsung dengan jalur kereta. Di saat bersamaan, kereta barang melaju dari Stasiun Pasar Turi menuju Stasiun Kalimas melewati lokasi tersebut. Kapolsek Bubutan Kompol Sandi Putra memberikan penjelasan terkait faktor penyebab kecelakaan:
“Karena pendengaran korban sudah berkurang, jadi tidak terdengar kereta akan melintas,” ungkap Sandi Putra saat memberikan konfirmasi kepada detikJatim.
Warga menemukan lansia tersebut dalam kondisi tergeletak dengan banyak luka, namun masih sadar. Kabid Darlog BPBD Linmas Surabaya, Linda Novanti, menyebut bahwa tim gabungan segera melakukan tindakan penyelamatan. “Petugas tiba di lokasi sebagai korban sudah kondisi tergeletak di samping perlintasan kereta api, langsung pengecekan dan evakuasi bersama rekan PMI,” jelasnya secara terpisah.
Kondisi perkampungan yang berada terlalu dekat dengan rel memang membuat kawasan ini cukup rawan bagi warga sekitar yang beraktivitas di sana. Saat ini, tim medis RSU Dr Soetomo tengah menangani perawatan korban secara intensif. Linda juga memastikan kondisi terakhir korban: “Korban mengalami luka patah kaki kanan akibat laka tersebut dan masih hidup,” tutupnya.
