(Doc-Info Bandung Kota)
Bandung, bukaberita.co.id — Kematian Hara, anak harimau benggala berusia 8 bulan di Bandung Zoo, masih menyisakan tanda tanya. Hingga kini, penyebab pasti kematian satwa tersebut masih dalam proses penyelidikan oleh pihak berwenang.
Balai Besar Konservasi Sumber Daya Alam (BBKSDA) Jawa Barat telah melakukan pemeriksaan awal dengan melibatkan tim dokter hewan terhadap bangkai satwa. Meski demikian, hasil lengkap dari analisis medis belum dapat disampaikan.
Humas BBKSDA Jawa Barat, Eri Mildranaya, memastikan bahwa kematian Hara benar terjadi. Ia juga menegaskan bahwa pihaknya masih menunggu hasil pemeriksaan secara menyeluruh.
“Betul (mati). Namun, hasilnya belum kami dapatkan secara lengkap, besok setelah hasil periksa oleh dokter hewan. Lengkapnya nanti ketika hasil sudah kami dapatkan,” ujar Eri Mildranaya.
Hara diketahui lahir pada 12 Juli 2025 dari induk bernama Sahrulkan dan Jelita. Ia merupakan saudara kembar dari Huru. Proses pendalaman masih berlangsung, dan informasi lanjutan akan disampaikan setelah hasil pemeriksaan medis resmi diterima.
