(Doc-Istimewa)
Jakarta, bukaberita.co.id – Struktur organisasi Tentara Nasional Indonesia kembali mengaktifkan jabatan Kepala Staf Teritorial (Kaster) TNI pada masa pemerintahan Prabowo Subianto. Jabatan tersebut sebelumnya telah dihapus sejak tahun 2001.
Penataan ini merupakan bagian dari validasi organisasi yang tertuang dalam keputusan mutasi terhadap 27 perwira tinggi dan 8 perwira menengah di lingkungan TNI.
Panglima TNI Agus Subiyanto menunjuk Bambang Trisnohadi sebagai pejabat Kaster TNI yang baru. Sebelum menduduki jabatan tersebut, Bambang menjabat sebagai Panglima Komando Gabungan Wilayah Pertahanan III.
Kepala Pusat Penerangan TNI, Aulia Dwi Nasrullah, mengatakan bahwa mutasi dan validasi jabatan merupakan langkah rutin untuk menyesuaikan organisasi dengan tantangan tugas yang terus berkembang.
Selain pengaktifan kembali jabatan Kaster, validasi organisasi juga menetapkan bahwa jabatan Pangdam Kodam Jaya/Jayakarta kini dipimpin oleh perwira tinggi berpangkat Letnan Jenderal.
Dalam surat telegram mutasi yang sama, sejumlah posisi strategis lain juga mengalami pergantian. Lucky Avianto ditunjuk sebagai Panglima Komando Gabungan Wilayah Pertahanan III menggantikan Bambang Trisnohadi.
Sementara itu, jabatan Pangdam Kodam XXIV/Maybrat diisi oleh Frits Wilem Rizard Pelamonia. Sedangkan posisi Pangdam Kodam XVII/Cenderawasih kini dijabat oleh Febriel Buyung Sikumbang menggantikan Amrin Ibrahim.
Sebagai catatan, jabatan Kaster TNI terakhir kali dipegang oleh Agus Widjojo pada 1999–2001, setelah sebelumnya dijabat oleh Susilo Bambang Yudhoyono pada 1998–1999.
Jabatan yang sebelumnya dikenal sebagai Kepala Sosial Politik (Kasospol) TNI itu kemudian dihapus pada masa pemerintahan Abdurrahman Wahid pada tahun 2001 sebagai bagian dari agenda reformasi di tubuh TNI.
