Kamis, Februari 26, 2026
BerandaPERISTIWAGubernur Jakarta Minta Evaluasi Operator Usai Kecelakaan Bus

Gubernur Jakarta Minta Evaluasi Operator Usai Kecelakaan Bus

(Doc-Istimewa)

Cipulir, bukaberita.co.id – Insiden tabrakan dua bus Transjakarta di jalur layang Koridor 13 rute CBD Ciledug–Tegal Mampang, Cipulir, Jakarta Selatan, Senin (23/2), mendapat tanggapan dari Gubernur Jakarta Pramono Anung.

Dalam konferensi pers pada Selasa (24/2), ia menyampaikan bahwa kecelakaan tersebut diduga dipicu pramudi yang mengalami microsleep saat bertugas.

“Kemudian melintasi jalur, bertabrakan. Nah, yang seperti ini tentunya bersifat human error. Dan mungkin karena dia baru bekerja 2 hari, biasanya kan terus diganti-ganti begitu ya. Mungkin tidurnya di rumah kurang gitu,” ujarnya.

Pramono menilai kejadian tersebut merupakan bentuk kesalahan manusia. Ia juga menyoroti kemungkinan kurangnya waktu istirahat sebagai faktor yang memengaruhi kondisi pengemudi.

Pihak Transjakarta telah menjatuhkan sanksi kepada pramudi yang terlibat. Namun, menurut Pramono, operator bus juga harus bertanggung jawab.

“Yang paling penting kami sudah memerintahkan kepada Transjakarta, operatornya juga harus diberikan sanksi, ditegur untuk itu. Bukan hanya yang disanksi adalah sopirnya, karena operator juga yang membina itu harus bertanggung jawab. Jadi itu yang kami lakukan,” kata Pramono.

Ia menegaskan pentingnya pembinaan dan pengawasan dari operator agar keselamatan penumpang tetap terjamin.

RELATED ARTICLES

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Most Popular

Recent Comments