Jumat, Februari 20, 2026
BerandaPERISTIWATragis! 12 Rumah Rusak Terkena Ledakan Petasan, Polisi Turunkan Tim Gegana

Tragis! 12 Rumah Rusak Terkena Ledakan Petasan, Polisi Turunkan Tim Gegana

(Doc-nixnews)

Jawa Timur, bukaberita.co.id – Ledakan petasan yang terjadi di Desa Sumberanyar, Kecamatan Banyuputih, Kabupaten Situbondo, Jawa Timur, pada Rabu (18/2) sekitar pukul 13.00 WIB, menewaskan satu orang dan melukai enam warga lainnya.

Peristiwa tersebut juga mengakibatkan 12 rumah warga mengalami kerusakan. Awalnya, laporan menyebutkan hanya tujuh rumah di Dusun Mimbo yang terdampak, namun setelah dilakukan pengecekan lapangan, jumlahnya bertambah menjadi 12 unit.

“Namun, setelah dicek langsung ke lapangan, ternyata jumlahnya bertambah lima rumah. Sehingga jumlah total sebanyak 12 rumah warga terdampak,” kata Ulfi.

Korban meninggal berinisial S (50). Sedangkan korban luka-luka masing-masing berinisial UK (60), S (22), R (25), A (15), F (20), serta FN. Para korban segera dilarikan ke RSUD dr Abdoer Rahem Situbondo dan RSUD Asembagus untuk mendapatkan perawatan.

“Saat terjadi ledakan saya ada di kantor, sedangkan para korban langsung dievakuasi ke RSUD dr Abdoer Rahem Situbondo dan RSUD Asembagus,” ujar Suharto saat dihubungi, Rabu (18/2).

Untuk penanganan di lokasi, Tim Gegana Brimob Bondowoso diterjunkan melakukan olah TKP. Kapolres Situbondo menjelaskan langkah tersebut dilakukan karena keterbatasan kemampuan di tingkat Polres.

“Tim Gegana sengaja diterjunkan, mengingat Polres Situbondo tidak memiliki kemampuan menjinakkan bom. Sedangkan petugas yang datang ke lokasi kejadian, mereka hanya memasang garis polisi saja,” kata Kapolres Situbondo, AKBP Bayu Anuwar Sidiqie.

Petugas mengamankan sejumlah petasan berdiameter 3-4 cm dengan panjang sekitar 15 cm dari lokasi kejadian.

“Itu sudah kita amankan, masih ada yang mungkin terkubur di dalam,” ungkapnya.

Pemerintah Kabupaten Situbondo memastikan akan membantu perbaikan rumah warga terdampak serta menanggung biaya pengobatan korban.

“Selain akan membantu perbaikan rumah para terdampak, Pemkab Situbondo juga akan menanggung biaya pengobatan para korban ledakan petasan tersebut,” beber Ulfi.

Ulfi juga mengingatkan masyarakat agar tidak menjadikan petasan sebagai bagian dari tradisi menjelang Ramadan dan Idul Fitri.

“Kami mengimbau kepada masyarakat menyambut Ramadan dan Idul Fitri dengan hal-hal yang baik, agar kita bisa melaksanakan ibadah puasa dengan tenang. Mengingat petasan merupakan barang berbahaya, jadi jangan dijadikan tradisi,” pungkasnya.

Hingga kini, aparat kepolisian masih mendalami asal-usul serta penyebab pasti ledakan tersebut.

RELATED ARTICLES

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Most Popular

Recent Comments