(Doc-nixnews)
Tapanuli Tengah, bukaberita.co.id – Seorang pria berinisial ARS (25) diamankan polisi setelah diduga membobol toko grosir milik ayahnya sendiri di Kelurahan Sibuluan Indah, Kecamatan Pandan, Kabupaten Tapanuli Tengah.
Penangkapan dilakukan di Kota Sibolga pada Senin (16/2) dini hari. Polisi sebelumnya menerima laporan dari korban, LS (51), yang mendapati tokonya dibobol pada Jumat (30/1) sekitar pukul 08.00 WIB.
Saat hendak membuka toko, korban melihat kunci pintu sudah dalam keadaan rusak. Setelah dicek, berbagai barang dagangan telah hilang.
“Setelah diperiksa, sejumlah dagangan telah raib di antaranya 35 tabung gas berbagai ukuran (3 kg, 5 kg dan 12 kg). Kemudian 25 kg gula pasir dan 4 sak semen serta 2 ember cat ukuran 25 kg,” kata Kasat Reskrim Polres Tapanuli Tengah, Iptu Dian dalam keterangannya, Senin (16/2).
Dari hasil penyelidikan, polisi mengarah pada ARS yang tinggal serumah dengan korban.
“Hasil interogasi awal, terduga pelaku mengakui perbuatannya. Namun, ia tidak beraksi sendirian, melainkan dibantu oleh 2 orang rekannya berinisial J dan E,” ujar Dian.
“Motif karena ekonomi, pelaku pengangguran dan butuh uang untuk penuhi kebutuhannya. Anak ini enggak tahu diri. Enggak mau bantu orang tua dan selalu kurang bila diberi orang tua,” imbuh Dian.
Barang hasil curian disebut telah dijual di wilayah Pandan dan Sibolga. Total kerugian korban ditaksir mencapai Rp10 juta. Polisi kini masih memburu dua pelaku lain yang terlibat.
