Selasa, Februari 3, 2026
BerandaNASIONALPegawai Swasta Kerja Sangat Cepat dan Sistematik, Yusril: Kita Tidak Boleh Kalah

Pegawai Swasta Kerja Sangat Cepat dan Sistematik, Yusril: Kita Tidak Boleh Kalah

(Doc-Istimewa)

Jakarta, bukaberita.co.id – Pada Kamis (29/1/2026), Menteri Koordinator (Menko) Hukum, HAM, Imigrasi dan Pemasyarakatan, Yusril Ihza Mahendra meminta suatu hal kepada ASN. Di mana, ia meminta aparatur sipil negara (ASN) untuk tidak kalah dari pegawai swasta yang bekerja sangat cepat dan sistematik.

Di samping itu, menurutnya, jika pihaknya bandingkan dengan birokrasi pemerintah, kinerja sektor swasta ternilai lebih sigap dan sistematis. “Kadang-kadang ada kecenderungan bekerja lambat dan tidak teliti. Karena membuat surat saja baru selesai setelah berhari-hari,” katanya.

Oleh karena itu, ia tekankan pentingnya inisiatif individu tanpa harus selalu menunggu arahan atasan selama tetap sesuai aturan hukum. “Kita tidak boleh kalah dengan pekerja swasta yang bekerja sangat cepat dan sistematik. Dengan menghindari kesalahan sekecil apapun,” tuturnya.

Tak hanya itu, ia juga meminta segera selesaikan hal-hal sederhana dan jangan mesti minta arahan terus. “Semua harus punya inisiatif sendiri sesuai pedoman hukum dan perundang-undangan,” ucapnya.

Kemudian, menurutnya, penguatan integritas menjadi langkah awal membangun birokrasi yang profesional. Selain itu, hal tersebut juga menjadi langkah awal membangun birokrasi yang jujur dan berorientasi pada pelayanan masyarakat.

“Pencanangan zona integritas menjadi fondasi memperbaiki birokrasi. Yang diperkuat komitmen pimpinan hingga jajaran paling bawah,” ujarnya.

Menko meminta pelayanan publik harus semakin meningkat, lebih cepat, transparan, dan prima bagi masyarakat. “Karena itu seluruh pegawai pemerintahan harus bekerja dengan disiplin tinggi, cepat, dan penuh ketelitian,” tegasnya.

Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PANRB), Rini Widyantini, juga ikut menegaskan. Di mama, ia menegaskan zona integritas harus menjadi gerakan bersama seluruh unit kerja. Menurutnya, reformasi birokrasi harus dari unit-unit kecil yang mampu menjaga integritas.

“Satu unit berintegritas saja tidak cukup, harus ditularkan kepada yang lain. Jika sudah ada yang meraih predikat WBK atau WBBK, itu harus menjadi inspirasi instansi lainnya,” tambahnya.

RELATED ARTICLES

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Most Popular

Recent Comments