Karawang, bukaberita.co.id. – Masuki musim hujan saat ini, beberapa Daerah Aliran Sungai (DAS) kerap menghadapi masalah.
Bisa jadi karena tersumbat sampah atau pun alami pendangkalan akibat sedihnya.
Seperti yang terjadi di wilayah RT 006/003 Kampung Palasari Desa Kutalanggeng Kecamatan Tegalwaru.
Daerah Aliran Sungai itu nyaris jebol dan bisa berdampak bagi kelangsungan jalan karena bisa merusak juga pertanian bisa rusak akibat terkena imbas air bah sumbatan tersebut.
Beruntungnya, sigap pemerintahan desa Kutalanggeng di komandoi langsung oleh Kepala Desa Kutalanggeng, Yati Siti Nurlitasari tinjau langsung titik saluran yang nyaris jebol itu.
“Kami dan aparatur desa juga masyarakat menggelar kerja bakti memperbaiki saluran aliran air itu agar tidak jebol dan rugikan masyarakat, ” ucap Yati. Kamis (29/1).
Kepala desa Kutalanggeng itu pun menegaskan, jika saluran tersebut jebol maka praktis banyak yang terdampak.
“Infrastruktur akan rusak dan pertanian milik masyarakat pun sama akan merasakan dampaknya juga, ” tegas Kepala Desa Kutalanggeng.
Yati pun mengungkapkan bahwa di desa yang di nahkodai nya itu masih banyak titik potensi kerusakan dampak intensitas hujan yang tinggi.
“Karena kontur tanah di wilayah kami ini cukup rentan, mudah-mudahan kami bisa melakukan pencegahan pencegahan agar tidak menjadi persoalan krusial, ” harap Kepala Desa Kutalanggeng.
Sementara, dari pantauan kegiatan kerja bakti itu, hadir di dalam kerja bakti, Sekretaris desa, Kepala Dusun, Tokoh masyarakat dan aparatur desa lainnya.
Mereka nampak kompak melakukan kerja bakti guna mencegah saluran aliran air itu tidak alami kerusakan yang lebih parah. (Faizal)
