(Doc-nixnews)
Papua Tengah, bukaberita.co.id – Pesawat Cessna 208 Caravan Smart Air dengan nomor registrasi PK-SNS melakukan pendaratan darurat di pantai dekat Bandara Douw Aturure, Kabupaten Nabire, Papua Tengah, Selasa (27/1/2026) sekitar siang hari. Insiden ini terjadi setelah pesawat lepas landas dari Bandara Nabire (NBX) dengan tujuan Bandara Kaimana (KNG). Dalam penerbangan tersebut, kru pesawat mengajukan permintaan return to base (RTB) kepada pengawas lalu lintas udara (ATC) pada pukul 12.57 WIT.
Kepala Kantor Otoritas Bandar Udara Wilayah IX Manokwari, Sigit Pramono, membenarkan kejadian tersebut. “Pesawat udara Smart Air dengan registrasi PK-SNS mengalami insiden di Bandar Udara Nabire,” ucap Sigit.
Berdasarkan laporan awal Kementerian Perhubungan, pesawat mengalami gangguan pada mesin. Kondisi tersebut juga membuat pilot in command memutuskan untuk kembali ke bandara asal. Namun, akibat daya dorong mesin yang terus menurun, pilot akhirnya memilih melakukan pendaratan darurat di ujung pantai landasan 17 Bandara Douw Aturure sekitar pukul 13.01 WIT.
Direktur Jenderal Perhubungan Udara Kementerian Perhubungan, Lukman F. Laisa, menyatakan bahwa tidak ada korban jiwa dalam insiden tersebut. “Saat ini tengah kita lakukan penarikan pesawat ke pantai. Tidak terdapat korban jiwa dalam kejadian tersebut. Seluruh penumpang serta awak pesawat telah petugas evakuasi dengan selamat ke terminal bandara. Adapun total penumpang dan juga crew 13 orang,” ujar Lukman.
Akhirnya, sebanyak 11 penumpang dan 2 kru pesawat selamat. Kementerian Perhubungan kini melakukan koordinasi intensif bersama UPBU Douw Aturure Nabire, operator penerbangan, TNI, kepolisian, dan pihak terkait lainnya guna memastikan situasi tetap aman dan terkendali.
Untuk mengetahui penyebab pasti insiden pendaratan darurat tersebut, KNKT akan melakukan investigasi lanjutan, sementara Kemenhub melakukan pemeriksaan awal terhadap pesawat. (Red).
