(Doc-Istimewa)
Nuuk, bukaberita.co.id – Greenland secara resmi menetapkan status zona militer tertutup di Kota Kangerlussuaq. Di mana, Kepolisian Greenland mengonfirmasi pembentukan kawasan militer sementara. Kawasan militer sementara itu berlokasi di Kangerlussuaq dan Nuuk. Hal tersebut bertujuan guna memperkuat penyimpanan logistik pertahanan.
Di samping itu, langkah strategis ini pihaknya ambil sebagai bagian dari upaya pengamanan. Selain itu, hal ini juga sebagai upaya dalam penyimpanan peralatan militer di wilayah otonom tersebut.
Melansir laporan Sputnik via otoritas keamanan setempat telah menyetujui aktivasi zona militer sementara. Di mana zona tersebut mencakup dua titik krusial, yakni ibu kota Nuuk dan Kangerlussuaq.
Di Kangerlussuaq, area tersebut kini pihaknya fungsikan sepenuhnya untuk mobilisasi. Selain itu, area iru juga sebagai penyimpanan perangkat keras militer angkatan bersenjata Denmark.
Di sisi lain, kebijakan ini merupakan kelanjutan dari langkah serupa di Nuuk pada pekan lalu. Pihak kepolisian menegaskan bahwa seluruh area tersebut akan berada di bawah pengawasan ketat dan tertutup total bagi masyarakat umum. Hal itu bertujuan guna kerahasiaan operasional.
“Satu zona tambahan dijadwalkan akan dibentuk di wilayah tersebut pada pekan depan. Kawasan ini direncanakan untuk menampung fasilitas hotel terapung bagi personel terkait,” tulis pernyataan resmi kepolisian setempat.
Penetapan zona militer ini muncul di tengah dinamika geopolitik yang melibatkan kepentingan Amerika Serikat. Greenland, yang secara administratif merupakan bagian dari Kerajaan Denmark. Hal tersebut terus menjadi sorotan internasional setelah Presiden AS Donald Trump berulang kali menyuarakan pentingnya pulau tersebut bagi keamanan nasional AS.
Menanggapi ketertarikan Washington, otoritas Denmark dan pemerintah lokal Greenland telah memberikan peringatan tegas. Mereka menekankan pentingnya penghormatan terhadap integritas wilayah. Selain itu, mereka juga tekankan terkait pentingnya penghormatan terhadap kedaulatan Kerajaan Denmark atas pulau strategis di Arktik tersebut.
Tak hanya itu, langkah penguatan militer di Kangerlussuaq ini para analis nilai sebagai sinyalemen kedaulatan Denmark yang tetap kokoh di wilayah utara. Sekaligus, merespons peningkatan aktivitas militer global di kawasan kutub.
