Karawang, bukaberita.co.id. – Berlangsung di Kampus 2 Universitas Sehati Indonesia (Usindo) di Jalan Bypass Kabupaten Karawang.
Dalam rangka Hari Kesehatan Nasional ke 61, Dinas Kesehatan berkolaborasi dengan Kampus Usindo Karawang menggelar Seminar ilmiah TBC – HIV dengan tema “Generasi Sehat, Generasi Hebat”. Senin (24/11) pagi tadi.
Hadir dalam acara itu, Kepala dinas Kesehatan Kabupaten Karawang yang di wakili oleh Kepala bidang P2P, dr. Hj. Yayuk Sri Rahayu, M. K. M, dan Kepala bidang kesehatan masyarakat, dr. Nurmala Nurhasanah ,Dewan pembina Yayasan Sehati Indonesia Maju, Dr. (C) H. Karnadi Adi Kusuma, SKM, S.Kep, SH, MH, Kasi Bimas Depag Karawang, H. Ito Sasmita, Msi, Para Rektor dan forum dosen se-kabupaten Karawang dan seluruh kampus yang ada di kabupaten Karawang.
Pada sambutannya, Dewan pembina Yayasan Sehati Indonesia Maju, Dr. (C) H. Karnadi Adi Kusuma, SKM, S.Kep, SH, MH, mengatakan ucapan terimakasih kepada semua pihak sehingga acara seminar ilmiah bisa berlangsung dengan baik dan mendapatkan antusias peserta.
“Mudah-mudahan kegiatan kami ini ke depan bisa bersinergi dengan pemerintah kabupaten Karawang, ” ucap Karnadi.
Terpisah, Kepala bidang P2P, dr. Hj. Yayuk Sri Rahayu, M. K. M, pada kesempatan itu pun menyampaikan Seminar ilmiah “TBC HIV” dapat diselenggarakan dalam rangka Hari Kesehatan Nasional.
Beruntung, sambung dr. Yayuk, kegiatan berlangsung di kampus dengan melibatkan para mahasiswa sebagai agen perubahan.
“Diharapkan, dengan adanya seminar ini, mahasiswa bisa menyampaikan kembali kepada masyarakat secara masif, ” harap dr. Yayuk.
Kepala bidang P2P, dr. Yayuk pun mengaku bahwa pemerintah kabupaten Karawang di bawah kepemimpinan bupati Karawang, H. Aep Saefulloh dan wakil bupati kabupaten Karawang H. Maslani melalui Dinas Kesehatan Karawang telah mencapai target penyembuhan TBC dan HIV dengan baik.
Pada kesempatan itu juga, Kepala bidang P2P Dinas Kesehatan Kabupaten Karawang, dr. Yayuk pun menegaskan dalam meningkatkan pengetahuan dan kolaborasi tenaga kesehatan tentang penatalaksanaan terpadu TBC dan HIV.
Adanya seminar tersebut sudah termasuk strategi pencegahan, diagnosis, pengobatan, dan penanganan stigma ganda.
“Tujuan utamanya adalah meningkatkan kualitas pelayanan bagi pasien TBC dan HIV sehingga dapat membantu mencapai target eliminasi penyakit, ” Tutupnya. (Faizal)
