(Doc-Istimewa)
Jakarta, bukaberita.co.id – Sebanyak 150 warga harus kehilangan tempat tinggal setelah kebakaran melanda permukiman di Jalan Teuku Nyak Arif, RT 05/RW 01, Kebayoran Lama Utara, Jakarta Selatan, Rabu (23/9/2026) malam. Sudin Gulkarmat Jakarta Selatan mencatat kebakaran tersebut berdampak pada 18 rumah dan empat tempat usaha. Petugas mengerahkan 24 unit mobil pemadam kebakaran dengan 128 personel untuk menangani kobaran api.
Menurut keterangan Sudin Gulkarmat Jakarta Selatan, kerugian akibat kebakaran mencapai sekitar Rp1,2 miliar. Petugas juga memastikan tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut.
Sementara itu, Camat Kebayoran Lama Mustopa mengatakan pihaknya masih menduga-duga penyebab kebakaran. Informasi yang beredar menyebut korsleting listrik dan kompor yang lupa dimatikan sebagai pemicu api.
“Masih praduga, ada yang bilang korsleting listrik, ada juga yang bilang kelupaan matiin kompor,” ujar Mustopa.
Salah satu korban, Slamet, menyampaikan keterangan mengenai awal mula kebakaran. Ia menyebut api muncul dari sebuah rumah kontrakan akibat penggunaan kompor portable.
“Titik awal api dimulai dari rumah kontrakan, dari kompor portable,” ujar Slamet.
Petugas kemudian mengungsikan sejumlah warga terdampak ke Lapangan Bulutangkis RT 05/RW 01, yang berada di samping Stasiun Kebayoran Lama. Lokasi tersebut menjadi tempat tinggal sementara bagi warga yang rumahnya terkena dampak kebakaran.
Memasuki Kamis (24/9/2026), warga masih berada di sekitar lokasi kejadian. Mereka mulai membersihkan sisa-sisa kebakaran dan berupaya menata kembali lingkungan permukiman.
