(Doc-nixnews)
Bogor, bukaberita.co.id – Perjalanan Commuter Line PLB No. 1725D mengalami keterlambatan 11 menit setelah insiden dengan seorang pelajar SMA berinisial A (16) di wilayah Parung Panjang, Kabupaten Bogor, Selasa (15/9/2026).
Insiden tersebut terjadi sekitar pukul 13.59 WIB di KM 43+000 jalur hilir, tepatnya pada petak antara Stasiun Parung Panjang dan Stasiun Cilejit.
Public Relations Manager PT Kereta Commuter Indonesia (KCI) Leza Arlan membenarkan kejadian tersebut. Menurutnya, korban diduga hendak menyeberangi jalur kereta api ketika insiden terjadi.
“Berdasarkan laporan yang kami terima, perjalanan Commuter Line PLB No. 1725D mengalami insiden temperan. Korban merupakan seorang pelajar yang diduga hendak menyeberang di area jalur kereta api pada lokasi tersebut,” kata Leza dalam keterangan tertulisnya, Selasa.
Petugas kemudian berkoordinasi dengan tim medis untuk mengevakuasi korban dari lokasi kejadian. Korban mengalami luka ringan dan langsung mendapat penanganan awal di Puskesmas Parung Panjang.
“Korban mengalami luka ringan dan selanjutnya dievakuasi untuk mendapatkan penanganan medis di Puskesmas Parung Panjang,” tutur Leza.
Setelah menerima penanganan awal, petugas medis merujuk korban ke rumah sakit untuk menjalani pemeriksaan dan perawatan lebih lanjut.
Sementara itu, petugas KCI memeriksa kondisi fisik rangkaian Commuter Line setelah insiden tersebut. Hasil pemeriksaan menunjukkan rangkaian kereta tetap dalam kondisi aman.
“Setelah dilakukan pemeriksaan, rangkaian Commuter Line dinyatakan dalam kondisi aman dan dapat melanjutkan perjalanan pada pukul 14.04 WIB,” jelas Leza.
Insiden tersebut membuat perjalanan Commuter Line PLB No. 1725D terlambat 11 menit dari jadwal yang telah ditentukan.
