(Doc-Istimewa)
Jakarta, bukaberita.co.id – PT Kereta Api Indonesia (KAI) Daop 1 Jakarta bersama PT Kereta Commuter Indonesia (KAI Commuter) mulai mengintegrasikan Stasiun Karet dengan Stasiun BNI City sejak 1 September 2026. Selama proses integrasi berlangsung, KAI Commuter memusatkan seluruh pelayanan penumpang di Stasiun BNI City. Pekerjaan tersebut rampung pada akhir 2026.
Direktur Utama KCI Purnomo Sidi mengatakan, integrasi kedua stasiun bertujuan meningkatkan pelayanan KRL Commuter Line Jabodetabek. Penataan ini mencakup alur pergerakan pelanggan, keselamatan operasional, hingga akses menuju kawasan stasiun.
“Integrasi ini sebagai bagian dari peningkatan layanan (KRL) Commuter Line Jabodetabek melalui penataan alur pelanggan, penguatan keselamatan operasi. Serta pembenahan akses di kawasan sekitar stasiun,” kata Direktur Utama KCI Purnomo Sidi dalam keterangan tertulisnya, Sabtu (29/8).
Purnomo memastikan pihaknya menjalankan pekerjaan integrasi secara hati-hati karena KRL tetap beroperasi selama proses penataan berlangsung.
“Selama proses pekerjaan tersebut, layanan naik dan turun pengguna Commuter Line dialihkan ke Stasiun Sudirman Baru/ BNI City,” ujar dia.
Sementara itu, KAI tetap menjalankan layanan kereta api Bandara Soekarno Hatta seperti biasa. KCI juga menyiapkan selasar di samping Stasiun Karet agar penumpang tetap bisa mengakses Stasiun BNI City selama pekerjaan berlangsung.
KCI telah memasang fasilitas gate elektronik, loket, dan hall di sisi barat Stasiun BNI City. Fasilitas tersebut nantinya terhubung dengan akses dari pintu Karet.
“Fasilitas gate elektronik, loket dan hall di sisi Barat Stasiun BNI City sudah terpasang dan akan terintegrasi dengan akses dari pintu Karet,” jelas Purnomo.
Vice President Corporate Secretary KCI Karina Amanda mengatakan, integrasi kedua stasiun akan mempermudah akses penumpang. Masyarakat tetap dapat menuju stasiun melalui kawasan yang berada di sisi Stasiun Karet.
“Penataan kawasan integrasi juga akan menghadirkan aksesibilitas di sisi Stasiun Karet dan aksesibilitas di sisi terowongan Kendal,” kata Karina.
KCI menargetkan seluruh pekerjaan integrasi selesai pada akhir 2026 sehingga penataan kawasan dan akses penumpang dapat berjalan lebih optimal.
