Karawang, bukaberita.co.id. – Jeritan hati para pedagang sembako dan pedagang warung kelontong dampak pembatasan pembelian BBM di SPBU mulai bermunculan.
Sementara aksi belanja bahan bakar di SPBU di stop menyusul adanya aduan perihal aksi borong BBM yang berlangsung di SPBU Tegalwaru.
Dampaknya, masyarakat yang biasa beli untuk di jual lagi kepada masyarakat di pelosok kelimpungan untuk mendapatkan BBM di SPBU.
Sementara, Perlu diketahui secara geografis wilayah kecamatan Tegalwaru Kabupaten Karawang sangat unik.
Selain perbukitan, masyarakat banyak yang tinggal di pelosok hingga mereka terlalu jauh jika membeli BBM harus ke SPBU.
Contohnya saja, seperti warga di wilayah Desa Kutamaneuh Kecamatan Tegalwaru yang tinggal di wilayah Cipanunda.
Jarak dari wilayah mereka ke SPBU Loji di perkiraan sampai 5 hingga 7 Kilometer.
“Benar kang, kami keberatan sekali jika harus beli satu atau dua liter, mesti ke SPBU yang ada di Loji, sementara jarak kampung kami ke SPBU lumayan jauh, sekitar 5 kilometer kang, ” tutur Acep (32) pemilik warung kelontong. Senin (29/6) pagi tadi.
Acep mengaku jika pihak Pertamina tidak keberatan, sudi kiranya memberikan keringanan kepada masyarakat di pelosok seperti di wilayah nya bisa memberikan keringanan untuk membeli BBM dalam jumlah yang bisa di jual kembali kepada masyarakat.
“Kami juga tau diri kok kang. Gak beli aksi borong hingga ratusan liter. Kami dapatkan secukupnya, itu pun dibatasi juga kok, supaya kami bisa jual ke warga langsung sehingga tidak jauh-jauh harus ke SPBU, ” ucap Acep.
Acep tidak menampik jika usaha jual BBM dua tak eceran depan rumah nya itu bisnis. Hanya saja jika di lihat dari regulasi keuntungan, tidak seberapa.
“Kan kami juga mobilisasi kami mengeluarkan juga uang kan kang. Per satu liter kami hanya dapat 500 rupiah doang kang, ” bebernya.
Terpisah, Ujang (43) warga lainnya mengaku resah dengan langka BBM di beberapa warung kelontong di wilayah nya.
“Duh, masa sih pak kami cuma beli satu atau dua liter harus ke SPBU yang nilai beli nya sama juga dengan beli satu liter, ” kelakarnya.
“Beri kemudahan lah ke warga seperti kami di pelosok supaya bisa beli BBM engga ke SPBU, “harapnya. (Faizal)
