(Doc-nixnews)
Probolinggo, bukaberita.co.id – Aparat kepolisian dari Unit Gakkum Satlantas Polres Probolinggo saat ini tengah fokus mengidentifikasi jasad seorang pemotor dan mendalami penyebab kecelakaan di perlintasan Desa Tigasan Wetan, Kecamatan Tegalsiwalan, Kabupaten Probolinggo. Upaya pencarian identitas sempat terkendala. Hal ini karena tidak adanya kartu pengenal pada tubuh korban. Saat itu, polisi hanya menemukan satu unit telepon genggam.
Kecelakaan yang terjadi pada Senin (22/6) malam sekitar pukul 23.30 WIB tersebut melibatkan KA Ijen Ekspres dengan rute Banyuwangi-Malang. Akibat hantaman keras dari lokomotif, pengendara itu bersama motornya sempat terseret lalu terpental sejauh 25 meter hingga kehilangan nyawa di tempat. Jasadnya kini telah berada di RSUD dr. Mohammad Saleh Kota Probolinggo.
Penjaga pos perlintasan kereta, Zulhan, menjelaskan bahwa ia baru mengetahui adanya korban tertabrak setelah mendapat sinyal darurat dari kru kereta api yang melintas. “Saya tidak melihat langsung kejadiannya karena sedang melayani perjalanan KA Ijen Ekspres dari arah timur. Setelah kereta melintas, masinis memberi informasi melalui HT bahwa telah menabrak pengendara motor. Saat kami cek, korban sudah meninggal dunia,” ujarnya.
