Rabu, Mei 20, 2026
BerandaNASIONALPemerintah RI Tempuh Jalur Diplomatik untuk Lindungi 9 WNI di Israel

Pemerintah RI Tempuh Jalur Diplomatik untuk Lindungi 9 WNI di Israel

(Doc-Tirtoid)

Jakarta, bukaberita.co.id – Juru Bicara Kementerian Luar Negeri Republik Indonesia, Yvonne Mewengkang, menyampaikan adanya penambahan jumlah warga negara Indonesia (WNI) yang ditangkap oleh Israel dalam insiden di perairan internasional.

Informasi terbaru tersebut disampaikan pada Rabu (20/5/2026). Dalam keterangannya, Kemlu menggunakan istilah “ditangkap” untuk menggambarkan situasi yang dialami para WNI dan warga negara lain yang tergabung dalam kapal misi damai Global Peace Convoy Indonesia (GPCI).

“Berdasarkan informasi terkini (07.13 WIB), 9 (sembilan) WNI anggota Global Peace Convoy Indonesia (GPCI) yang tergabung dalam misi GSF 2.0, semuanya dilaporkan telah ditangkap Israel,” kata Yvonne dalam keterangan pers tertulis, Rabu (20/5/2026).

Yvonne menegaskan pemerintah Indonesia terus melakukan pendekatan diplomatik secara intensif guna memastikan perlindungan terhadap sembilan WNI tersebut.

“Kementerian Luar Negeri bersama Perwakilan RI terus melakukan pendekatan intensif dengan otoritas setempat dan seluruh pihak terkait untuk memastikan pelindungan ke-9 WNI tersebut,” ujarnya.

Menurutnya, seluruh jalur diplomatik telah digunakan oleh pemerintah Indonesia, termasuk melalui kedutaan besar dan konsulat, untuk memantau kondisi para WNI yang masih berada dalam penahanan.

Sejumlah WNI yang dilaporkan berada dalam rombongan misi tersebut antara lain Andi Angga Prasadewa dari Rumah Zakat, Thoudy Badai Rifanbillah dari Republika, Bambang Noroyono alias Abeng dari Republika, Rahendro Herubowo dari iNews, Andre Prasetyo Nugroho dari Tempo, serta Herman Budianto dan Ronggo Wirasanu dari Dompet Dhuafa.

RELATED ARTICLES

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Most Popular

Recent Comments